Panjat Pinang, Jejak Kolonial dalam Perayaan Kemerdekaan
- 12 Agt 2025 12:16 WIB
- Bone
KBRN, Bone; Semarak perayaan Kemerdekaan RI selalu identik dengan berbagai lomba rakyat. Salah satu yang tak pernah absen adalah panjat pinang.
Jika menelusuri sejarahnya, lomba penuh semangat gotong royong ini ternyata menyimpan jejak dari masa kolonial. Dilansir dari Wikipedia panjat pinang berasal dari zaman penjajahan Belanda dulu. Lomba panjat pinang diadakan oleh orang Belanda jika sedang mengadakan acara besar seperti hajatan, pernikahan, dan lain-lain. Dan yang mengikuti lomba ini adalah orang-orang pribumi.
Panjat pinang merupakan perlombaan yang dilakukan dengan memanjat pohon pinang (atau pohon lainnya) yang sudah dikuliti dan diberi cairan pelicin, untuk memperebutkan barang-barang yang digantungkan di atasnya, biasanya diadakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.
Perlombaan panjat pinang menjadi salah satu tradisi populer setiap 17 Agustus. Masyarakat kerap menggelarnya secara swadaya dengan hadiah yang beragam, mulai dari sembako hingga perabot rumah tangga, sebagai bentuk suka cita dan kebersamaan merayakan kemerdekaan.
Kini, meski berawal dari hiburan masa kolonial, panjat pinang telah menjelma menjadi simbol perjuangan, kebersamaan, dan kegembiraan rakyat. Setiap tawa, teriakan semangat, dan peluh yang tercurah dalam lomba ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih dengan kerja sama dan tekad untuk mencapai puncak.Ilu
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....