Asal Usul Penamaan Hijriah Sebagai Kalender Islam
- 02 Jul 2025 14:24 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Umat muslim di seluruh dunia baru-baru ini memperingati pergantian tahun baru hijriahyang ditandai dengan dimulainya bulan Muharram. Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender islam merupakan bulan yang istimewa dan mulia.
Sekretaris Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Bone, Dr. Abu Bakar, M.Pd. menjelaskan sejarah tentang penetapan nama hijriah dalam kalender islam adalah berawal dari masa kekhalifahan Umar Bin Khattab. “Pada saat itu, Umar Bin Khattab menilai ada kecacatan administrasi pemerintahan karena belum ada penetapan kalender Islam”, jelas Abu Bakar dalam Dialog RRI, selasa (1/7/2025).
Abu Bakar melanjutkan berdasar atas kondisi itu, Umar Bin Khattab berinisiatif mengundang para tokoh untuk berdiskusi atau musyawarah tentang rencana tersebut. “Lalu ada yang memberi masukan dimulai dari hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, ada juga yang mengusulkan hari wafatnya dan pelantikannya menjadi Rasul”, ungkap dosen IAIN Bone itu.
Namun ketiga usulan itu ditolak, menurutnya kemudian muncullah seorang pemuda yang mengusulkan untuk mengawali kalender Islam dari peristiwa hijrahnya nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah karena itu merupakan perjalanan spiritual untuk mengemban amanah menyebarkan Islam. “Dari hijrahitu, Islam tersebar luas. Saran ini diterima sehingga kalender Islam disebut hijriah yang asal katanya adalah hijrah”, ujarnya
Adapun penetapan Muharram sebagai bulan pertama di tahun hijriah, lantaran proses hijrah nabi dari Mekah ke Madinah mulai terjadi di bulan Muharram. Menurut Abu Bakar, hal itu telah disepakati bersama oleh ulama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....