Pawai Obor Setiap Muharram Punya Makna Mendalam

  • 02 Jul 2025 14:33 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Kemuliaan bulan Muharram membuat bulan haram ini begitu dinantikan oleh umat muslim untuk dapat mendulang pahala sebanyak-banyaknya selama sebulan penuh. Maka tak heran, beragam cara dilakukan untuk menyambut Muharram, bahkan mereka menggelar tradisi unik secara turun temurun.

Sekretaris Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Bone, Dr. Abu Bakar, M.Pd. menuturkan pawai obor adalah salah satu cara yang sering dilaksanakan masyarakat sehubungan dengan pergantian kalender islam. Adapun pawai yang biasanya terselenggara pada malam hari itu memiliki makna simbolik yang begitu dalam.

“Api pada obor melambangkan semangat yang membara, artinya di bulan Muharram ini kita harus punya sikap, sifat dan motivasi membara untuk senantiasa semangat dalam menjalani kehidupan, semangat bekerja, semangat beribadah, semangat segalanya”, jelas Abu Bakar saat mengisi Dialog RRI, selasa (1/7/2025).

Dikatakan Abu Bakar, kita pahami pula, api itu menjadi penerang dari kegelapan, artinya bahwasanya kita jadikan agama sebagai penerang dalam kegelapan agar kehidupan kita menjadi terang benderang. “Saya mengapresiasi pemuda Sulapa Eppa di Lingkungan Balakang yang masih melakukan tradisi ini ditengah maraknya penggunaan gadget”, ungkap pengurus IDMI bone itu.

Selain itu, Muharram pun kerap diperingati oleh masyrakat Sulsel dengan membeli peralatan rumah tangga yang berbahan dasar plastik, seperti timba, ember, baskom dsb dengan harapan dapat memperoleh rezeki yang melimpah di tahun baru. Abu Bakar menilai itu sebagai tafa’ul atau berharap baik. “Ember, baskom, atau timba yang dibeli hanya sebagai perantara saja, jadi kita tetap niatnya hanya kepada Allah agar tidak merusak aqidah kita”, tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....