Ikut Tren Medsos, Banyak Anak Terpapar Lagu Dewasa

  • 23 Jun 2025 14:07 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Hadirnya media sosial ditengah-tengah kehidupan kita saat ini turut berkontribusi pada peningkatan popularitas lagu-lagu pop dewasa melalui tren yang marak di berbagai platform. Ironisnya lagu yang dijadikan backsound itupun juga turut jadi konsumsi anak-anak.

Tak dapat dipungkiri, Tiktok misalnya, menjadi platform yang banyak melahirkan konten yang viral, orang tua bahkan menormalisasi anak yang menyanyikan atau berjoget mengikuti irama. Dominasi lagu dewasa yang mengusung kegalauan, kecemasan, kemesraan tak pelak menjadi akrab ditelinga anak-anak.

Sebagai orang tua, Rizal mengatakan anak-anak sekarang lebih banyak mendengarkan lagu-lagu dewasa yang tak jarang mengandung kata-kata yang sulit dipahami, bahkan terkesan tak pantas untuk usia mereka. “Sebenarnya tak masalah jika lagu itu ramah anak. Seperti lagu Bundanya Melly Goeslaw, BCL Selalu Ada di Nadimu atau lagu religi”, tutur Rizal kepada rri.co.id, senin (23/6/2025).

Orang tua lainnya, Arni menyayangkan anak jaman now tidak dapat lagi menikmati masa kejayaan lagu anak-anak seperti saat dirinya dulu. “Generasi milenial banyak ditemani dengan lagu anak dari Trio Kwek-kwek, Chikita Meidy, dan masih banyak lagi. Jadi anak-anak dulu itu betul-betul menikmati masa kecilnya”, ujarnya.

Senada dengan itu, Asrul pun menyuarakan keresahannya. Dikatakan, Lagu menjadi salah satu sarana yang bisa menstimulasi kerja saraf dan memberi efek ketenangan pada diri anak jika syair lirik dan komposisinya sesuai dengan umur mereka.

“Bukan tidak mungkin lagu-lagu yang mereka dengar dan nyanyikan itu dapat mengakibatkan tekanan dan kecemasan pada diri anak sehingga merubah pola perilaku anak. Hal inilah yang kita hindari sebagai orang tua”, ungkapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....