Pantun Penjaga dan Media Kebudayaan Sarat Nilai

  • 14 Jun 2025 18:41 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Pantun sebagai salah satu bentuk puisi lama dari tradisi Melayu adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia yang tak ternilai. Eksistensinya pun masih dipertahankan hingga saat ini, hal itupun dapat dibuktikan berbagai tayangan di baik di televisi dan konten medsos yang menjadikan pantun sebagai humor, memberikan nasihat atau menyampaikan pesan.

Seperti dikutip dari kwriu.kemdikbud.go.id, pantun resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO pada 17 Desember 2020. Penetapan ini dilakukan pada Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paris, Prancis. Pantun termasuk dalam kategori budaya tak benda karena merupakan bentuk ekspresi lisan yang tidak berwujud.

UNESCO menilai Pantun memiliki arti penting bagi masyarakat Melayu, bukan hanya sebagai alat komunikasi sosial namun juga kaya akan nilai-nilai yang menjadi panduan moral. Pesan yang disampaikan melalui pantun umumnya menekankan keseimbangan dan harmoni hubungan antar manusia.

Dari Wikipedia disebutkan, pantun berperan sebagai alat pemelihara bahasa, penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berfikir. Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar, serta melatih orang berfikir asosiatif, bahwa suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata yang lain.

Secara sosial pantun memiliki fungsi pergaulan yang kuat, bahkan hingga sekarang. Di kalangan pemuda sekarang, kemampuan berpantun biasanya dihargai. Pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam berfikir dan bermain-main dengan kata. Namun demikian, secara umum peran sosial pantun adalah sebagai alat penguat penyampaian pesan.

Kedekatan nilai sosial dan pantun bahkan bermula dari filosofi pantun itu sendiri. Adat berpantun, pantang melantun adalah filosofi yang melekat pada pantun. Peribahasa tersebut mengisyaratkan bahwa pantun lekat dengan nilai-nilai sosial dan bukan semata imajinasi. Semangat hakikat pantun menjadi penuntun pada pantun. Penjelasan tersebut meneguhkan fungsi pantun sebagai penjaga dan media kebudayaan untuk memperkenalkan dan menjaga nilai-nilai masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....