Asal Muasal Musik di Indonesia
- 14 Apr 2025 14:42 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Mendengarkan musik merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi banyak orang. Musik bahkan menjadi sarana hiburan, ekspresi, terapi, identitas budaya, dan komunikasi. Inilah yang membuat musik seolah menyatu dengan kehidupan manusia.
Musik yang melow misalnya, umumnya memiliki tempo lambat dan melodi yang menenangkan, sehingga mampu merelaksasi pikiran, jadi sangat cocok didengarkan sebelum tidur. Dirangkum dari Alodokter dan Hello Sehat, adapun manfaat dengar musik sebelum tidur, antara lain :
- Membantu tubuh dan pikiran rileks
- Membantu mengalihkan pikiran dari stres harian
- Membantu menurunkan detak jantung
- Membantu merangsang pelepasan hormon serotonin, yang dapat menimbulkan perasaan nyaman dan bahagia
- Membantu menciptakan suasana hati yang positif sebelum tidur
- Membantu mengurangi kecemasan
- Membantu membuat tubuh lebih siap untuk tidur
Jika ditilik dari aspek sejarahnya, Wikipedia menyebut musik di Indonesia telah ada pada zaman prasejarah (sebelum abad 1 M) melalui dua tahap, yakni Imigrasi Pra-Melayu pada tahun 2500-1500 SM terjadi suatu perpindahan bangsa dari Asia Tengah ke Asia Tenggara. Mereka membawa serta kebudayaan bambu serta teknik pengolahan ladang. Terutama di Annam (Tiongkok Selatan) Mereka mengembangkan semacam lagu pantun dimana putra dan putri bernyanyi dengan cara sahut-menyahut.
Selain itu, imigrasi Proto-Melayu pada zaman Perunggu (abad 4 SM) pada sekitar abad ke 4 SM dri daerah Tiongkok Selatan bernama Annam. Tangga nada pelog ikut dibawah ke Indonesia oleh kelompok Proto-Melayu. Alat musik yang dibawah adalah Gong-gong dan ditemukan di pulau Jawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....