Jebakan Budaya Ngaret Yang Kian Mengakar Kuat

  • 04 Jan 2025 13:00 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone; Ngaret merupakan kebiasaan buruk yang kerap dilakukan oleh banyak orang, termasuk di Indonesia. Ngaret merujuk pada kebiasaan seseorang yang kurang disiplin dan tidak menghargai waktu sehingga tak jarang, datang terlambat menghadiri sebuah pertemuan.

Meski berdampak negatif, kebiasaan ini sulit untuk dihilangkan karena telah menyatu dan mengakar kuat dengan pola hidup masyarakat. Bahkan terlalu seringnya pemakluman akan kebiasaan ngaret, tanpa disadari membuat kita menormalisasi perilaku tersebut.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Budaya ngaret di Indonesia sudah berlangsung lama dan diperkirakan makin berkembang pada tahun 1980-an. Saat itu, Indonesia mulai merasakan macet karena kondisi angkutan umum dan jumlah jalan yang terbatas.

Makin lama kondisi macet makin parah, hingga sering dijadikan alasan bagi orang yang suka ngaret. Selain itu, Budaya ngaret terjadi karena Indonesia memiliki konsep waktu yang sangat longgar, memungkinkan orang untuk memperpanjang waktu. Konsep itu pun tak ayal membuat orang terjebak dengan kebiasaan mengulur-ulur waktu.

Diketahui, istilah ngaret berasal dari kata "karet" yang memiliki sifat elastis atau melar, sehingga menggambarkan kebiasaan merenggangkan atau mengulur waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....