Dua Bulan Kesulitan Air, Warga Kaloling Terima Bantuan dari Kodim 1424 Sinjai
- 30 Sep 2026 06:50 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Warga di empat dusun di Desa Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut mendorong Kodim 1424 Sinjai bersama PDAM Tirta Sinjai dan Damkar menyalurkan bantuan
air bersih kepada masyarakat terdampak.
Sebanyak dua armada dari PDAM Tirta Sinjai dan Damkar dikerahkan untuk mendistribusikan air kepada warga, Selasa 29 September 2026. Bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 5.000 kubik dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama kemarau.
Pelaksana Tugas Kasdim 1424 Sinjai, Kapten Infanteri Zainuddin, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 TNI. Menurutnya, Desa Kaloling menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan pasokan air karena sumber air warga semakin terbatas akibat kemarau.
“Penyaluran air bersih ini dalam rangka HUT TNI ke-81. Di Desa Kaloling memang warga membutuhkan air bersih karena kemarau, ada empat dusun yang kami salurkan dengan dua armada dari PDAM dan Damkar Sinjai,” ujarnya.
Warga terlihat mendatangi lokasi penyaluran dengan membawa ember, baskom hingga berbagai wadah penampungan air. Bantuan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang mulai kesulitan memperoleh air dari sumber yang selama ini digunakan.
Hasniati, warga Dusun Bainang, Desa Kaloling, mengatakan kondisi kekurangan air telah dirasakan selama sekitar dua bulan. Ia menyebut warga biasanya mengambil air dari sumur saat musim hujan, sementara ketika sumber air mengering mereka harus membeli air dengan harga sekitar Rp70 ribu.
“Saya sangat berterima kasih dengan adanya bantuan air ini, sudah sekitar dua bulan tidak ada air di sini. Biasanya kalau musim hujan kami ambil air di sumur, tetapi sekarang sungai juga sudah kering dan kami biasa membeli air sampai Rp70 ribu,” ungkapnya.
Penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama kemarau masih berlangsung. Bantuan tersebut juga menjadi bentuk respons bersama untuk meringankan dampak keterbatasan air bersih yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Sinjai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....