Pemkab Sinjai Dorong Pengelolaan Perikanan Gurita Berbasis Data

  • 19 Agt 2026 21:21 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai mendorong pengelolaan perikanan gurita yang berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak. Upaya tersebut dibahas dalam Pertemuan Multipihak untuk Mendorong Forum Pengelolaan Bersama di Aula Hotel Grand Rofina Sinjai, Rabu 19 Agustus 2026.

Pertemuan dibuka Kepala Balitbangda Sinjai Alamsyah Bahar yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia bertajuk “Pengelolaan Perikanan Gurita Berbasis Masyarakat dan Data untuk Mengurangi Tekanan terhadap Terumbu Karang di Calon Kawasan Konservasi Pulau Sembilan.”

Program tersebut didukung melalui kerja sama bilateral Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat bersama Konservasi Indonesia (KI) dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Program diarahkan untuk memperkuat tata kelola lokal dalam menjaga ekosistem terumbu karang Pulau Sembilan yang memiliki luasan sekitar 3.700 hektare, sekaligus mendukung keberlanjutan penghidupan masyarakat pesisir.

Salah satu pendekatan yang diterapkan yakni sistem buka-tutup perikanan gurita berbasis data. Skema tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan sekaligus mempertahankan fungsi ekologis kawasan.

Alamsyah Bahar mengapresiasi dukungan YKL Indonesia dan para mitra dalam membantu pemerintah daerah menjaga sumber daya pesisir. Menurutnya, kolaborasi menjadi penting di tengah keterbatasan anggaran daerah dan tingginya kebutuhan pembangunan.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Di tengah keterbatasan anggaran dan banyaknya kebutuhan masyarakat, dukungan dari berbagai pihak sangat penting,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah perlu mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengelola sumber daya pesisir secara bijak. Dengan pengelolaan yang tepat, kelestarian lingkungan dapat terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Alamsyah berharap forum multipihak tersebut menghasilkan kolaborasi dan langkah konkret dalam pengelolaan perikanan gurita di Pulau Sembilan. Pengelolaan diharapkan berbasis data, melibatkan masyarakat, serta mampu menjaga sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Harapan kita, forum ini menghasilkan pengelolaan yang berbasis data, melibatkan masyarakat, dan mampu menjaga sumber daya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....