Mangrove Bone Simpan Harapan Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan

  • 13 Agt 2026 07:37 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone – Hutan mangrove di Kabupaten Bone tidak hanya berfungsi menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki potensi besar mendukung perekonomian masyarakat melalui sektor perikanan, edukasi, hingga wisata berbasis alam. Potensi tersebut dinilai perlu terus dikembangkan tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bone, Andi Takdir, S.T., M.Si., mengatakan mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang bernilai ekonomi. "Mangrove menjadi tempat hidup ikan, kepiting, dan berbagai biota lainnya yang menjadi sumber penghasilan masyarakat pesisir," katanya saat dikonfirmasi Rabu,12 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan mangrove juga mampu melindungi kawasan pesisir dari abrasi, menyerap karbon, menghasilkan oksigen, serta mencegah intrusi air laut yang dapat mengganggu kualitas air tanah. Selain fungsi ekologis, kawasan mangrove juga memiliki peluang dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi.

Menurutnya, beberapa kawasan di Bone telah mulai dilengkapi fasilitas sederhana agar masyarakat dapat mengenal pentingnya ekosistem mangrove. Namun, Andi Takdir mengingatkan bahwa pemanfaatan kawasan mangrove harus tetap mengutamakan aspek konservasi.

Aktivitas yang berpotensi merusak kawasan mangrove tidak diperbolehkan dan dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. "Mangrove bukan hambatan pembangunan, tetapi aset yang harus dijaga karena memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan pelestarian mangrove sebagai investasi jangka panjang agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....