BPBD Bone Siagakan Armada Bantuan Distribusi Air Bersih
- 11 Agt 2026 08:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Bone menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi krisis air bersih di sejumlah wilayah. BPBD Bone membuka ruang laporan bagi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bone, Muhammad Nur Fajar, mengatakan kekurangan air bersih menjadi salah satu dampak yang perlu diantisipasi selama kemarau berlangsung. Kondisi tersebut dinilai berpotensi terjadi di sejumlah permukiman yang memiliki keterbatasan sumber air.
“Untuk potensi bencana memang dari BPBD kami harus siap siaga menghadapi mulai dari kebakaran hutan dan lahan, kekurangan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Bone, karena pasti akan berdampak nanti di situ,” ujarnya, Senin 10 Agustus 2026.
Menurut Muhammad Nur Fajar, BPBD memiliki tugas untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih, termasuk melalui penyaluran air menggunakan armada tangki. Masyarakat yang terdampak diminta segera menyampaikan laporan agar distribusi dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
“Krisis air ini ada upaya karena seperti tahun kemarin juga, kita menunggu laporan dari masyarakat utamanya yang perumahan-perumahan yang biasa terdampak. Kami siap untuk menyalurkan air bersih,” jelasnya.
Namun, kemampuan distribusi air bersih juga menghadapi keterbatasan armada. BPBD Bone saat ini memiliki sekitar empat unit mobil tangki sehingga diperlukan koordinasi dan pemetaan wilayah agar bantuan dapat disalurkan secara efektif.
Pihaknya juga melibatkan sejumlah instansi terkait. Armada berasal dari Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk mempercepat distribusi air ke lahan pertanian.
“Kondisi armada mobil tangki di Kabupaten Bone cuma ada empat kalau tidak salah. Jadi untuk menangani yang seluas bagaimana pertanian mungkin agak sedikit kendala, tapi tetap kami berusaha untuk membantu para petani,” katanya.
BPBD Bone mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air bersih untuk segera melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah setempat atau BPBD. Langkah cepat diperlukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....