Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bone, Siswa Langsung Ikuti CKG

  • 31 Jul 2026 21:18 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Suasana haru mewarnai pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Bone, Jumat 31 Juli 2026. Di hari pertama, ratusan siswa mulai beradaptasi dengan kehidupan berasrama, sementara orang tua harus merelakan anak-anak mereka menempuh pendidikan jauh dari keluarga.

MPLS yang mengusung tema "Cerdas Bersama, Tumbuh Setara" itu dibuka Bupati Bone Andi Asman Sulaiman didampingi Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi I, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Selain pembukaan MPLS, seluruh siswa juga mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai tahapan awal sebelum menjalani pendidikan berasrama.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi I Bone, Resky Januarty mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi awal setiap siswa sebagai dasar penyelenggaraan pendidikan dan kehidupan di asrama. Menurutnya, hari pertama juga menjadi momentum perpindahan dari sekolah rintisan menuju sekolah permanen dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bone.

"Selain pembukaan MPLS, dilaksanakan juga cek kesehatan gratis sebagai syarat awal untuk mengetahui diagnosa atau hasil tes kesehatan yang kami butuhkan untuk penyelenggaraan keasramaan dan sekolah ke depannya," ujarnya.

Resky mengaku memahami beratnya perasaan orang tua yang harus berpisah dengan anak-anak mereka. Namun, ia memastikan seluruh guru dan tenaga kependidikan akan mendampingi serta merawat para siswa layaknya keluarga sendiri agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu memutus mata rantai kemiskinan.

"Percayalah, saya sebagai kepala sekolah, rekan-rekan guru, dan tenaga kependidikan akan mendampingi, merawat, serta membimbing anak-anak dengan ketulusan hati kami seperti anak kandung kami sendiri," katanya.

Sebanyak 234 siswa ditetapkan mengikuti Sekolah Rakyat Terintegrasi I Bone, terdiri atas 54 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Registrasi ulang masih dilakukan untuk memastikan jumlah peserta yang hadir, mengingat sebagian siswa berasal dari wilayah yang jauh di 27 kecamatan di Kabupaten Bone.

MPLS akan berlangsung selama dua pekan sebagai masa adaptasi sebelum proses belajar mengajar dimulai sepenuhnya. Selama masa tersebut, siswa akan dibiasakan dengan kehidupan berasrama, mulai dari disiplin bangun pagi, menjaga kebersihan, mengikuti pembelajaran, hingga penguatan karakter dan pengembangan diri.

"Hari ini hanya untuk seremonial saja dulu beserta cek kesehatan gratis, sambil menunggu infrastrukturnya siap. Karena durasinya dua pekan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ini menjadi masa adaptasi dengan lingkungan baru," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....