Luncurkan Stop Mager agar Mapan, Pemkab Sinjai Ajak Warga Optimalkan Pekarangan
- 31 Jul 2026 15:17 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai meluncurkan Gerakan Stop Malas Gerak agar Mandiri Pangan dari Pekarangan (Stop Mager agar Mapan) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat memenuhi sebagian kebutuhan pangan dari lingkungan rumah masing-masing.
Peluncuran gerakan dilakukan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, Kamis 30 Juli 2026. Kegiatan ditandai dengan penyerahan bibit cabai kepada perwakilan instansi dan penanaman pohon pepaya varietas California.
Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif mengatakan, budaya malas bergerak tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga mengurangi produktivitas masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat membiasakan diri berkebun dan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai langkah sederhana memperkuat ketahanan pangan keluarga.
"Hari ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangkit dan stop malas bergerak. Mari biasakan diri berkebun, cangkul, menanam, dan merawat tanaman," ujarnya.
Ratnawati berharap gerakan tersebut menjadi bagian dari program prioritas daerah dengan melibatkan seluruh perangkat pemerintah hingga tingkat desa dan kelurahan. Ia juga menginstruksikan Dinas Pertanian menyediakan bibit unggul dan pendampingan teknis, sementara Dinas Kesehatan diminta mengampanyekan manfaat aktivitas fisik melalui berkebun.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, Andi Himawan Saleh mengatakan, gerakan ini diawali dengan melibatkan aparatur sipil negara sebagai pelopor pemanfaatan lahan pekarangan. Menurutnya, kebiasaan tersebut diharapkan menular ke masyarakat sehingga setiap rumah dapat menjadi sumber pangan yang produktif.
"Kita berharap tumbuhnya semangat dan budaya yang dimulai dari para ASN untuk memanfaatkan pekarangan di lingkungan kantor, rumah tangga dan menyebar ke lingkungan sekitar serta dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan hal yang sama,” pungkasnya.
Melalui Gerakan Stop Mager agar Mapan, Pemkab Sinjai menargetkan tumbuhnya budaya memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung pengendalian inflasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....