Sinjai Jadi Target Pengembangan Bawang Putih Skala Nasional

  • 29 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Kabupaten Sinjai menjadi salah satu dari lima daerah di Sulawesi yang dipilih untuk mendukung program swasembada bawang putih nasional. Pengembangan komoditas tersebut akan diarahkan melalui investasi dan hilirisasi dengan melibatkan perusahaan dalam negeri dan mitra asal China.

Rencana itu dibahas dalam pertemuan Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama PT Firmansyah Khatulistiwa Group dan Jingxin Agricultural Group di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Selasa 28 Juli 2026 malam. Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif dan Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda bersama jajaran perangkat daerah terkait.

CEO PT Firmansyah Khatulistiwa Group, Dr. H. Hendra Firmansyah mengatakan, pihaknya mendapat penugasan untuk mendukung program hilirisasi swasembada bawang putih yang dicanangkan Kementerian Pertanian. Dalam pelaksanaannya, pihaknya menggandeng Jingxin Agricultural Group yang merupakan salah satu perusahaan bawang putih asal China.

"Sinjai menjadi salah satu dari lima kabupaten yang menjadi target swasembada bawang putih di Sulawesi. Setelah melakukan survei awal, kami menilai kawasan Sinjai Barat memenuhi syarat untuk pengembangan bawang putih. Harapan kami, penanaman serentak dapat dimulai pada September sesuai target Kementerian Pertanian," ujar Hendra.

Ia menjelaskan, hasil survei awal menunjukkan kawasan Sinjai Barat memiliki sejumlah kondisi yang mendukung budidaya bawang putih, mulai dari ketinggian wilayah, suhu udara, hingga intensitas pencahayaan. Selanjutnya, investor akan meninjau langsung lokasi dan calon petani untuk memastikan calon petani dan calon lokasi atau CPCL yang akan masuk dalam program tersebut.

PT Firmansyah Khatulistiwa Group juga mendapat mandat mengembangkan sekitar 2.000 hektare lahan bawang putih di Sulawesi Selatan. Penanaman ditargetkan dilakukan secara serentak mulai September 2026.

Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyambut baik rencana investasi tersebut dan menilai pengembangan bawang putih dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor hortikultura daerah. Pemerintah daerah juga berharap kolaborasi dengan investor dapat mendorong penerapan teknologi dan peningkatan kapasitas petani.

"Kami menyambut baik kehadiran calon investor ini. Program hilirisasi bawang putih menjadi peluang besar bagi Kabupaten Sinjai untuk meningkatkan kesejahteraan petani bawang putih kita," ucap Bupati.

Bupati Ratnawati berharap kerja sama pemerintah, swasta, dan masyarakat tidak hanya menghasilkan komoditas bawang putih yang berdaya saing, tetapi juga membuka peluang pengembangan komoditas hortikultura lainnya hingga berorientasi ekspor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....