Mangrove Bone Terancam, Menjaga Lebih Sulit daripada Menanam
- 27 Jul 2026 19:46 WIB
- Bone
RRI.CO.ID,Bone – Kondisi hutan mangrove di Kabupaten Bone masih membutuhkan perhatian serius. Alih fungsi lahan, perubahan iklim, hingga rendahnya tingkat keberhasilan penanaman menjadi tantangan besar dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bone, Andi Takdir, S.T., M.Si., dalam dialog di RRI Bone memperingati Hari Mangrove Sedunia pada Senin 27, juli 2026. Menurut Andi Takdir, keberadaan mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat pesisir.
| Baca juga: Pemkab Bone Bagikan 18.426 Seragam Gratis |
Selain menjadi pelindung alami dari abrasi dan gelombang laut, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota yang menopang kehidupan nelayan. "Kalau di daratan ada hutan, maka di pesisir ada mangrove. Keberadaannya sangat penting karena melindungi masyarakat dari gelombang laut dan abrasi," ujarnya.
Ia mengungkapkan, kondisi mangrove di Kabupaten Bone saat ini belum sepenuhnya aman. Luasan kawasan mangrove terus mengalami tekanan akibat perubahan status lahan menjadi tambak maupun kawasan usaha, sehingga mengancam keberlanjutan ekosistem pesisir.
Andi Takdir menilai, upaya pelestarian tidak cukup hanya dengan melakukan penanaman. Menurutnya, menjaga pohon mangrove yang sudah tumbuh jauh lebih penting karena tingkat keberhasilan bibit untuk hidup tergolong rendah akibat gelombang laut, kondisi alam, maupun gangguan aktivitas manusia.
"Yang paling penting bukan hanya menanam, tetapi menjaga mangrove yang sudah ada. Menanam itu sulit, tetapi mempertahankan agar tetap hidup jauh lebih sulit lagi," katanya.
DLH Kabupaten Bone terus melakukan berbagai langkah pelestarian melalui edukasi kepada masyarakat, pembentukan kelompok peduli lingkungan, hingga melibatkan mahasiswa dalam kegiatan rehabilitasi kawasan pesisir. Pemerintah juga memperkuat pengawasan terhadap kawasan mangrove agar tidak beralih fungsi.
Melalui momentum Hari Mangrove Sedunia, masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa menjaga mangrove berarti melindungi pesisir, menjaga sumber penghidupan nelayan, sekaligus mengamankan lingkungan bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....