Dinkes Sinjai Perkuat Operasional PSC 119 untuk Respons Darurat

  • 23 Jul 2026 19:31 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai memperkuat operasional Public Safety Center (PSC) 119 untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kegawatdaruratan yang cepat, tepat, dan terintegrasi di seluruh wilayah. Penguatan layanan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Rabu, 22 Juli 2026.

Kegiatan ini melibatkan 37 peserta yang terdiri atas koordinator dan anggota PSC dari sejumlah puskesmas sasaran penguatan operasional.

Plt. Kepala Dinkes Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mengatakan optimalisasi PSC 119 menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan kondisi darurat. Menurutnya, layanan tersebut harus mampu memberikan respons cepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan medis.

"PSC 119 harus mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kondisi kegawatdaruratan. Karena itu, koordinasi antara puskesmas, rumah sakit, tenaga kesehatan, dan seluruh jejaring layanan harus berjalan efektif agar masyarakat mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan operasional PSC 119 tidak hanya bergantung pada kesiapan sarana dan prasarana. "Kompetensi sumber daya manusia serta koordinasi antarfasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi faktor penting dalam menghadirkan layanan kegawatdaruratan yang responsif, "tambahnya.

Penguatan PSC 119 tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2016 tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Program ini juga sejalan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sinjai Nomor 30 Tahun 2019 tentang Jamkesda Plus yang mencakup layanan PSC, Home Visit Health Care (HVHC), serta rumah singgah bagi pasien rujukan.

Dalam rapat tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan selaku Penanggung Jawab PSC Kabupaten Sinjai memaparkan sejumlah aspek teknis operasional. Pembahasan mencakup mekanisme pelaporan, alur komunikasi, koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan, hingga kesiapsiagaan petugas dalam menangani kasus kegawatdaruratan.

Forum koordinasi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi di lapangan sekaligus menyusun langkah penguatan operasional PSC 119 di masing-masing wilayah kerja. Dinkes Sinjai menargetkan layanan tersebut dapat berjalan lebih optimal dan terkoordinasi sehingga mampu mempercepat penanganan kondisi darurat serta meningkatkan keselamatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....