Bupati Bone Targetkan Produksi Padi Tembus 10 Ton per Hektare
- 23 Jul 2026 14:52 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman menargetkan produksi padi meningkat hingga 9-10 ton per hektare dari rata-rata saat ini yang berada di kisaran 7 ton per hektare. Target tersebut didorong melalui optimalisasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta peningkatan indeks pertanaman di sejumlah wilayah.
Hal ini disampaikan usai Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, Jalan Hasanuddin, Kecamatan Tanete Riattang, Kamis 23 Juli 2026. Sebanyak 1.568 unit alsintan disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di 27 kecamatan.
Andi Asman menjelaskan modernisasi pertanian menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan petani. Bantuan alsintan juga diarahkan untuk mendukung program PM-AAS yang tengah dijalankan Pemkab Bone.
Ia berharap sarana pertanian yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani. Menurutnya, pemanfaatan alsintan secara optimal akan membantu meningkatkan hasil produksi sekaligus pendapatan masyarakat.
"Semoga sarana yang diberikan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan hasil dan pendapatan petani," ujarnya.
Ia optimistis produktivitas pertanian Bone terus meningkat seiring pemanfaatan teknologi dan sarana pertanian yang semakin baik. Selain meningkatkan produksi, program tersebut diharapkan mampu menopang peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 300 hingga IP 400 di sejumlah wilayah.
Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bone, Nurdin, mengatakan Kabupaten Bone memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas. "Tercatat sawah irigasi mencapai 43.107 hektare, ditambah sawah tadah hujan, sawah rawa pasang surut 5.914 hektare, dan sawah rawa lebak seluas 1.193 hektare," ungkapnya.
Menurut Nurdin, rata-rata produksi padi di Kabupaten Bone saat ini berada pada kisaran 5-7 ton per hektare, sedangkan produksi jagung berkisar 6-7 ton per hektare. "Penyaluran alsintan menjadi salah satu upaya mendorong modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....