Modal Awal Rp2 Juta, Dimen.ID Tembus Omzet Dua Digit Per Hari

  • 10 Jul 2026 11:35 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone – Bisnis kuliner kekinian masih menjadi peluang usaha yang menjanjikan, terutama bagi anak muda yang berani memulai. Hal itu dibuktikan oleh Tifany Febrianti, owner Dimen.ID, yang sukses mengembangkan usaha dimsum hingga mampu meraih omzet dua digit per hari hanya berbekal modal awal Rp2 juta.

Usaha yang dirintis berawal dari bantuan modal orang tua. Namun, Tifany menegaskan seluruh proses membangun bisnis dijalankannya sendiri, mulai dari membeli bahan baku, memproduksi dimsum, mempromosikan produk hingga mengantarkan pesanan kepada pelanggan pada hari pertama penjualan.

“Saya produksi sendiri, belanja sendiri, promosi sendiri. Bahkan hari pertama semua pesanan saya antar satu per satu. Alhamdulillah open order pertama langsung habis dan hari berikutnya peminatnya semakin banyak,” ujar Tifany saat berbincang bersama RRI Bone, Kamis, 9 Juli 2026.

Dengan modal Rp2 juta, Tifany hanya mampu membeli bahan baku dan peralatan secara bertahap. Produk pertama yang dipasarkan adalah dimsum mentai dengan tiga varian rasa. Seiring meningkatnya permintaan, Dimen.ID kini berkembang dengan menghadirkan sekitar 13 menu yang dipasarkan melalui dua cabang di Kabupaten Bone.

Menurut Tifany, salah satu kunci keberhasilan usahanya adalah menghadirkan cita rasa yang berbeda dari produk sejenis. Dimsum buatannya tidak menggunakan campuran udang sehingga dapat dinikmati konsumen yang memiliki alergi udang. Selain itu, saus mentai dibuat dari perpaduan tiga jenis mayones dengan pilihan rasa original, spicy, dan cheese.

Mengusung slogan “Dimsum Premium dengan Harga Terjangkau”, Dimen.ID menyasar seluruh kalangan, terutama pelajar dan mahasiswa. Tifany ingin membuktikan bahwa makanan berkualitas premium tidak selalu harus dijual dengan harga mahal, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati produk yang higienis dan bercita rasa khas.

Keberhasilan Dimen.ID menjadi bukti bahwa bisnis kuliner kekinian masih memiliki prospek cerah. Berawal dari modal yang relatif kecil, inovasi produk, konsistensi menjaga kualitas, dan keberanian memulai sejak usia muda mampu mengantarkan usaha tersebut meraih omzet dua digit per hari serta menjadi salah satu merek dimsum yang dikenal di Kabupaten Bone.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....