Sekolah Lapang Kopi Dorong Petani Sinjai Tingkatkan Mutu hingga Pascapanen

  • 09 Jul 2026 15:25 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai terus mendorong peningkatan kualitas kopi melalui penguatan kapasitas petani. Salah satunya dengan menggelar Sekolah Lapang Kopi yang membekali petani dengan teknik budidaya hingga pengelolaan pascapanen untuk menghasilkan kopi yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sinjai di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sinjai Barat, Rabu 8 Juli 2026, diikuti kelompok tani kopi dan para penyuluh pertanian dari sejumlah sentra produksi kopi di Kabupaten Sinjai.

Sekretaris Dinas TPHP Kabupaten Sinjai, Abdul Waris, mengatakan sekolah lapang menjadi sarana pembelajaran bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha tani kopi secara berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kompetensi petani menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

"Melalui sekolah lapang ini diharapkan petani mampu menerapkan teknik budidaya kopi yang baik dan ramah lingkungan sehingga hasil produksi terus meningkat," ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai teknik budidaya kopi sesuai standar, mulai dari pemeliharaan tanaman, pemangkasan, pemupukan yang tepat, hingga pengendalian hama dan penyakit. Materi tersebut juga dipadukan dengan praktik lapangan agar petani dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.

Selain budidaya, petani juga didorong untuk menerapkan panen buah merah dan proses pascapanen yang benar guna menjaga mutu biji kopi. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing Kopi Sinjai di pasar yang lebih luas.

Melalui Sekolah Lapang Kopi, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap kualitas dan produktivitas kopi daerah terus meningkat. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kopi Sinjai sebagai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpeluang menembus pasar ekspor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....