Pemkab Sinjai Rakor Bersama Kemensos Bahas Operasional Sekolah Rakyat Permanen
- 08 Jul 2026 21:05 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah menjelang operasional Sekolah Rakyat permanen di Kelurahan Tanassang pada Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Teknis Transisi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Selasa 7 Juli 2026.
Rapat dihadiri perwakilan Kementerian Sosial RI dan sejumlah perangkat daerah terkait. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan operasional sekolah siap sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Dalam arahannya, Andi Jefrianto Asapa menegaskan seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terpadu agar proses transisi berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, kesiapan sarana, tenaga pendidik, layanan kesehatan, hingga dukungan operasional harus dipastikan sejak awal.
"Seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terintegrasi agar seluruh kebutuhan Sekolah Rakyat permanen dapat disiapkan dengan baik. Kehadiran sekolah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat," ujarnya.
Sekda menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional Sekolah Rakyat permanen. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang nyaman bagi seluruh peserta didik sejak hari pertama belajar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso, menjelaskan bahwa proses transisi dilakukan agar seluruh siswa Sekolah Rakyat rintisan dapat melanjutkan pendidikan di gedung permanen saat memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
"Hari ini kami bersama tim membahas pelaksanaan transisi Sekolah Rakyat. Siswa dari sekolah rintisan di Kecamatan Tellulimpoe nantinya akan dipindahkan ke Sekolah Rakyat permanen di Tanassang saat memasuki MPLS Tahun Ajaran 2026," ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan kawasan Sekolah Rakyat permanen yang berdiri di atas lahan seluas 7,5 hektare terus menunjukkan progres yang positif. Untuk sementara, selama pelaksanaan MPLS, kegiatan belajar akan memanfaatkan lima unit bangunan yang meliputi asrama, ruang belajar, kantin, dan ruang ibadah. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung sebelum 14 Juli 2026.
Pemerintah Kabupaten Sinjai optimistis seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Sekolah Rakyat permanen diharapkan menjadi penguat pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Sinjai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....