BLK Sinjai Latih 48 Peserta, Disiapkan Jadi Wirausaha Baru

  • 23 Jun 2026 22:15 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Sebanyak 48 warga Kabupaten Sinjai mengikuti pelatihan vokasi yang digelar UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Sinjai bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di daerah.

Tiga program pelatihan yang dibuka meliputi jahit menjahit, pengelasan, dan tata boga dengan fokus pembuatan udang roti. Seluruh peserta merupakan warga Sinjai yang telah melalui proses seleksi sebelum mengikuti pelatihan.

Kepala UPTD BLK Sinjai, Muhammad Rindang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Menurutnya, pelatihan vokasi menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja.

“Ada tiga kelas pelatihan yang saat ini kami laksanakan bersama BPVP Bantaeng, yaitu pelatihan jahit menjahit, pelatihan las, dan pelatihan tata boga pembuatan udang roti. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini kurang lebih 48 orang,” ujarnya, Senin 22 Juni 2026.

Sebelum memasuki materi teknis dan praktik, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembelajaran softskill. Materi tersebut diberikan untuk membangun kesiapan mental, disiplin, dan etos kerja peserta selama mengikuti pelatihan.

“Sebagai langkah awal, peserta diberikan materi softskill terlebih dahulu. Tujuannya agar mereka memiliki dasar pengetahuan dan kesiapan sebelum menerima materi inti serta praktik di masing-masing bidang pelatihan,” jelas Rindang.

Ia berharap pelatihan yang diberikan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja terampil, tetapi juga mampu melahirkan pelaku usaha baru. Dengan keterampilan yang dimiliki, peserta diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu membuka usaha secara mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya,” harapnya.

Saat ini para peserta masih mengikuti tahap pembekalan softskill sebelum memasuki materi inti dan praktik sesuai bidang masing-masing. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Sinjai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....