BPBD Sinjai Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Longsor

  • 15 Mei 2026 19:12 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Sinjai. Imbauan tersebut disampaikan setelah banjir dan longsor terjadi di sejumlah titik pada Jumat dini hari, 15 Mei 2026.

Analis kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave, mengatakan pihaknya terus mengaktifkan posko siaga bencana untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan. Seluruh personel juga diminta tetap siaga menghadapi kondisi cuaca yang diprediksi masih berpotensi ekstrem.

“Untuk antisipasi, jelas BPBD tetap mengaktivasi posko, teman-teman tetap standby mengingat prakiraan BMKG yang semula dasarian I itu dari 1 Mei sampai dengan 10 Mei itu masih kategori waspada. Sementara untuk dasarian dua, yaitu 10 sampai 20 Mei, ada peningkatan status dari waspada' ke status siaga," ujarnya.

Menurutnya, perubahan status tersebut menunjukkan adanya peningkatan potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Sinjai. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati terutama yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.

“Demikian juga masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dengan cuaca ekstrem yang bisa menimbulkan bencana hidrometeorologi,” katanya.

BPBD mencatat banjir terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Sinjai Utara, sementara tanah longsor terjadi di Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur. Longsor bahkan menyebabkan akses jalan tertutup material tanah dan batu besar sehingga belum dapat dilalui kendaraan.

Selain menyiagakan personel, BPBD juga terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan bencana. Sekitar 10 personel dikerahkan untuk penanganan awal dan membantu proses asesmen di lapangan.

BPBD Sinjai juga meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda potensi longsor, pohon tumbang, maupun genangan air yang membahayakan. Langkah cepat dinilai penting untuk meminimalkan risiko korban dan kerusakan akibat cuaca ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....