Pemkab Sinjai Targetkan Gau Puka Renreng Gerakkan Ekonomi Masyarakat Pesisir

  • 23 Apr 2026 15:06 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai menargetkan event budaya “Gau Puka Renreng” menjadi ikon baru berbasis kearifan lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Target tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, Rabu 22 April 2026.

Rapat yang berlangsung di ruang kerja Sekda Sinjai ini dihadiri sejumlah OPD, camat, serta mitra pelaksana. Pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis, mulai dari lokasi, rangkaian kegiatan, hingga dukungan lintas sektor guna memastikan pelaksanaan berjalan optimal.

Event ini akan dipusatkan di Pantai Mallenreng, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur. Konsepnya tidak sekadar seremoni, tetapi mengangkat tradisi gotong royong nelayan dalam menangkap ikan secara berkelompok atau pukat tarik.

Sekda Sinjai menegaskan, event ini diharapkan memberi dampak ganda, yakni pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Mari kita sukseskan Gau Puka Renreng 2026 sebagai kebanggaan bersama Sinjai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai, Tamzil Binawan, mengatakan kegiatan ini menjadi upaya menghidupkan kembali budaya bahari yang telah lama berkembang di masyarakat pesisir. Tradisi tersebut dinilai memiliki nilai sosial dan ekonomi yang kuat.

“Gau Puka Renreng ini adalah kegiatan budaya gotong royong masyarakat nelayan di Kabupaten Sinjai. Konsepnya memanen ikan secara bersama-sama, ini warisan budaya bahari yang harus kita lestarikan,” ujarnya.

Tahun 2026 menjadi pelaksanaan perdana event ini secara resmi oleh pemerintah daerah. Pemkab Sinjai optimistis kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan dan masuk dalam kalender event nasional.

“Ini kegiatan perdana, ke depan kami harapkan bisa mendapat perhatian pemerintah pusat sehingga menjadi bagian dari event nasional. Kami ingin Gau Puka Renreng dikenal sebagai ikon budaya bahari Sinjai,” tambah Tamzil.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai 29 April 2026, dengan agenda utama simulasi pukat tarik, pertunjukan seni lokal, serta pameran ekonomi kreatif pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....