Antisipasi Kemarau, Dinas TPHP Sinjai Dorong Percepatan Tanam Petani

  • 23 Apr 2026 10:08 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai mulai mengantisipasi potensi kekeringan dengan mendorong percepatan masa tanam petani memasuki periode April hingga September 2026. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sinjai, Kamaruddin, mengatakan langkah ini dilakukan untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah potensi perubahan iklim.

“Langkah awal yang kita lakukan adalah percepatan tanam. Jadi selesai panen, kita harapkan petani langsung melakukan penanaman,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Lanjut dikatakan, selain percepatan tanam, petani juga diarahkan menggunakan varietas yang lebih tahan terhadap kekeringan dan memiliki umur panen lebih pendek. “Kita harapkan petani bisa menanam varietas yang tahan kekeringan dan umurnya lebih pendek,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga mengoptimalkan pemanfaatan bantuan pompa air yang telah diberikan kepada kelompok tani sebagai langkah antisipasi kekurangan air. “Pompa-pompa air yang sudah ada akan kita mobilisasi. Penyuluh juga sudah mengidentifikasi ketersediaan air tanah yang bisa dipompa,” jelasnya.

Menurutnya perbaikan jaringan irigasi yang telah dilakukan sebelumnya diharapkan dapat membantu mengurangi dampak jika terjadi kemarau. “Kita harapkan perbaikan irigasi bisa mengurangi dampak kekeringan,” tambahnya.

Kamaruddin juga meluruskan istilah yang berkembang di masyarakat terkait fenomena iklim “El Nino Godzilla”. “Itu istilah yang tidak dikenal oleh BMKG dan sudah dibantah, jadi bukan istilah resmi,” tegasnya.

Meski demikian, potensi kekeringan tetap diwaspadai, terutama pada pertengahan tahun. “Kalau sekarang belum ada kekeringan. Potensinya kemungkinan di periode Juni sampai Juli, itu yang akan kita pantau,” ungkapnya.

Ia berharap petani dapat segera memanfaatkan waktu tanam agar tidak terdampak lebih besar jika kemarau terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....