Wabup Bone Sidak Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Bajoe
- 15 Apr 2026 09:03 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Selasa, 14 April 2026. Langkah ini diambil merespons keresahan masyarakat terkait dampak lingkungan dari aktivitas proyek tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bone H. Barham, Camat Tanete Riattang Timur A. Habibie, serta Lurah Bajoe Apriadi. Sidak ini dipicu oleh keluhan warga setempat yang merasa terganggu oleh debu tebal saat cuaca panas dan genangan lumpur ketika hujan turun. Kondisi ini dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga membahayakan para pengguna jalan yang melintas di area proyek.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan tidak boleh mengorbankan kenyamanan dan kesehatan masyarakat. "Pengawasan lapangan harus dilakukan secara intensif agar progres fisik tetap terjaga. Dengan percepatan pekerjaan yang disiplin, diharapkan seluruh sekolah dapat beroperasi sesuai target," tegas Andi Akmal.
Ia juga menambahkan bahwa penanganan dampak jalan tidak boleh hanya fokus pada debu, tetapi juga perbaikan kerusakan jalan yang diakibatkan oleh mobilisasi kendaraan berat. Pelaksana lapangan dari PT Nindya Karya mengakui adanya kendala tersebut. Ia menjelaskan bahwa polusi debu bersumber dari truk proyek yang mengangkut material secara intensif.
"Kami sebenarnya telah menyiapkan water canon untuk membersihkan area jalan, walau memang belum maksimal. Kami juga telah menunjuk penanggung jawab lapangan untuk menyelesaikan persoalan ini," ujarnya di lokasi.
Pihak kontraktor pun berharap dapat berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk membantu proses penyiraman jalan secara rutin guna meminimalisir debu. Senada dengan Wakil Bupati, Camat Tanete Riattang Timur, A. Habibie, mengingatkan agar pihak pelaksana proyek lebih proaktif dalam melakukan pencegahan dampak lingkungan.
"Truk yang keluar masuk mengangkut material sebaiknya segera diikuti dengan penyiraman agar debu tidak berserakan di jalan dan mengganggu warga," tutup Habibie.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....