Siswa di Sinjai Kembali Bawa Bekal imbas 4 SPPG Tutup
- 09 Apr 2026 16:07 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Penutupan sementara empat titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sinjai berdampak pada sekitar 9.800 siswa. Mereka kini tidak lagi menerima layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Kebijakan suspensi ini membuat siswa harus membawa bekal makanan dari rumah. Langkah tersebut menjadi solusi sementara sambil menunggu perbaikan dan pemenuhan izin operasional.
Koordinator SPPG Sinjai, Sapriadi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Upaya ini dilakukan agar layanan MBG dapat segera kembali berjalan.
Ia memastikan seluruh pengelola tengah mempercepat proses perizinan. “Kalau perbaikan cepat selesai, akan segera kami laporkan agar operasional bisa dibuka kembali,” ujar Sapriadi, Rabu 8 April 2026.
Dampak penghentian layanan juga dirasakan siswa di SD Negeri 129 Batu Lappa, Kecamatan Sinjai Timur. Mereka mengaku harus membawa perlengkapan tambahan yang membuat tas menjadi lebih berat.
Salah satu siswa, Tika, mengungkapkan keluhannya saat harus membawa bekal setiap hari ke sekolah. Kondisi ini berbeda saat program MBG masih berjalan.
Ia berharap program makan gratis tersebut bisa segera kembali. “Malas bawa bekal, Bu. Berat tas-ta’ karena banyak barang dibawa,” keluh Tika.
Para siswa pun mengaku rindu dengan program MBG yang sebelumnya rutin mereka terima. Selain membantu kebutuhan gizi, program ini juga membuat suasana belajar lebih menyenangkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....