Empat SPPG Ditutup Sementara, 9.800 Siswa Sinjai Terdampak
- 09 Apr 2026 15:54 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Operasional empat titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sinjai resmi dihentikan sementara. Dampaknya, sekitar 9.800 siswa tidak lagi menerima layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator SPPG Sinjai, Sapriadi, mengungkapkan bahwa dari 136 titik SPPG di Sulawesi Selatan, empat berada di Sinjai. Lokasinya tersebar di Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Utara, Sinjai Timur, dan Tellu Limpoe.
Ia menjelaskan, penghentian ini disebabkan belum terpenuhinya standar teknis dan administrasi. Dua persoalan utama yang ditemukan yakni Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan belum adanya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Ia menambahkan, kondisi tiap titik berbeda-beda, ada yang terkendala keduanya dan ada pula hanya salah satunya. “Ada dua penyebab kenapa disuspen. Pertama dapur belum memiliki SLHS, dan kedua terkait IPAL,” ujar Sapriadi, Rabu 8 April 2026.
Sebagai langkah sementara, siswa yang terdampak diminta membawa bekal dari rumah. Kebijakan ini diambil sambil menunggu proses perbaikan dan pemenuhan persyaratan selesai.
Sapriadi menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Satgas Pemda. Upaya ini dilakukan agar layanan dapat segera kembali berjalan normal. “Kalau perbaikan cepat selesai, akan segera kami laporkan agar operasional bisa dibuka kembali,” jelasnya.
Ia memastikan seluruh pengelola SPPG kini tengah mempercepat pengurusan izin.
Pihaknya juga menekankan komitmen untuk memenuhi seluruh standar yang ditetapkan. Hal ini penting agar layanan gizi bagi siswa dapat kembali diberikan secara aman dan sesuai ketentuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....