Indonesia Catat Rekor Penerima Makan Gratis Terbanyak di Dunia

  • 30 Mar 2026 22:20 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - World Food Programme (WFP) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penerima program makan sekolah terbesar di dunia, melampaui Cina dan Amerika Serikat. Berdasarkan data dari Badan Gizi Nasional, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberikan kepada 61 juta penerima manfaatnya, dan sekitar 49 juta diantaranya adalah siswa.

Skala program yang sangat besar itu bukan hanya sekedar bantuan, tetapi investasi besar untuk masa depan bangsa untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Seperti dikutip dari bgn.go.id : SDM yang berkualitas adalah fondasi kemajuan bangsa.

Kualitas SDM tidak hanya diukur dari kapasitas intelektual dan keterampilan, tetapi juga dari kesehatan fisik dan mental individu yang dipengaruhi oleh pola makan dan status gizi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh warga negara, terutama anak-anak, memiliki akses terhadap gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kognitif mereka, yang pada akhirnya akan menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

Gizi memainkan peran langsung dalam membentuk kualitas SDM. Gizi yang cukup memungkinkan individu untuk mencapai potensi penuh dalam belajar, berprestasi dan berkontribusi kepada masyarakat

MBG dinilai sebagai sebuah terobosan yang sangat menggembirakan ditengah isu stunting yang mengancam pertumbuhan generasi muda bangsa. Sayangnya, realisasi program nasional itu terkesan terlalu dipaksakan berjalan secara terus menerus ditengah banyaknya kontroversi seperti kasus keracunan, standar gizi minimum, hingga miskoordinasi dengan pihak penerima manfaat.

Indonesia mungkin bisa belajar dari Korea Selatan yang menyiapkan makanan segar dalam kondisi masih hangat dengan teknologi self heating. Dari akun Instagram @factor_yzone disebutkan bahwa Makanan yang dibuat sejak pagi buta dapat tetap hangat tanpa kompor atau microwave karena kantong pemanasan (heating pad) yang disimpan dibawah wadah.

Kotak bekal yang digunakan mempunyai dua lapisan terpisah, lapisan bawah berisi campuran mineral yang kalau bereaksi dengan air, akan menghasilkan panas tinggi dalam sekejap. Metode tersebut juga menjadi kunci makanan bisa jadi lebih awet, sebab sistem pemanasan uap langsung ini akan menurunkan resiko kontaminasi bakteri saat akan dimakan, jika dibandingkan dengan makanan yang dibiarkan hangat seharian di pemanas biasa.

MBG merupakan sebuah gagasan cemerlang yang bisa berdampak langsung pada perbaikan gizi anak, jika dikelola dengan lebih baik. Terlebih, anggaran yang digelontorkan untuk program inipun bernilai fantastis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....