Siswa Sekolah Rakyat Dusun Rompe Manfaatkan BLK untuk Sekolah Sementara
- 17 Jan 2026 09:14 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Bone mulai dijalankan secara bertahap sebagai solusi akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Bone terus mematangkan pelaksanaannya sambil menunggu kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, H. Jemmy, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat dirancang khusus bagi masyarakat dengan kriteria tertentu. Program ini menargetkan anak-anak dari keluarga tidak mampu agar tetap memperoleh pendidikan layak.
“Ada kriteria yang ditetapkan, misalnya dari keluarga tidak mampu, karena Sekolah Rakyat ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Jemmy, Jumat, 16 Januari 2026.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat di Bone menerapkan sistem asrama penuh. Seluruh siswa tinggal di lingkungan sekolah dan difasilitasi kebutuhan dasar selama menempuh pendidikan. “Anak-anak menginap dan difasilitasi makan tiga kali sehari,” jelasnya.
H. Jemmy menegaskan bahwa pembiayaan Sekolah Rakyat sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Bone hanya berperan sebagai fasilitator pelaksanaan program tersebut. “Anggarannya semua dari pusat, Bone tidak menganggarkan,” tegasnya.
Saat ini, kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat sementara menggunakan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Kelurahan Cellu. Lokasi tersebut digunakan sambil menunggu rampungnya gedung permanen di Dusun Rompe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Pemerintah daerah berharap pembangunan bertahap ini dapat segera dituntaskan. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi instrumen penting memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....