MBG Pinrang Untungkan Petani dan Tingkatkan Kehadiran Siswa
- 14 Des 2025 21:54 WIB
- Bone
KBRN, Pinrang: Program Makanan Bergizi (MBG) di Kabupaten Pinrang terbukti menciptakan rantai manfaat ganda yang signifikan. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan gizi dan kehadiran siswa, tetapi juga secara langsung memberdayakan perekonomian petani dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Konsep pemberdayaan ini diungkapkan oleh Nining Angreani, Koordinator Wilayah BGN Pinrang, yang menyebut bahwa bahan-bahan baku makanan dalam program MBG diambil langsung dari petani lokal. Konsep ini juga memberdayakan UMKM melalui penyediaan makanan kering.
“Bahan-bahan baku yang digunakan dalam program ini diambil langsung dari petani lokal. Konsep ini juga memberdayakan UMKM lokal dengan adanya konsep makanan kering,” ujar Nining Angreani, Sabtu (13/12/2025).
“Selain memberikan manfaat ekonomi, program MBG juga berdampak positif pada perkembangan siswa. Sebagian besar siswa kini menjadi lebih rajin masuk sekolah setelah adanya program Makanan Bergizi ini,” tambahnya.
Manfaat ekonomi dirasakan secara merata, mulai dari petani sebagai pemasok bahan baku hingga masyarakat kurang mampu yang direkrut sebagai relawan di Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG).
Nining menjelaskan bahwa keuntungan ekonomi langsung diberikan, sebab relawan yang bertugas di SPPG (Sentra Pengolahan Pangan Gizi) adalah betul-betul masyarakat yang berada dalam kategori tidak mampu di sekitar lokasi.
Melalui pendekatan holistik ini, program MBG di Pinrang berhasil menciptakan rantai manfaat ganda, yakni meningkatkan gizi dan kehadiran siswa, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat kurang mampu dan UMKM lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....