Kisah Kerangka Paus Biru di Museum Zoologi Bogor
- 05 Mei 2024 18:59 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Museum Zoologi Bogor, yang terletak di kompleks Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, menyimpan satu koleksi paling menakjubkan, yaitu kerangka Paus Biru raksasa.
Kerangka ini menjadi ikon museum dan menarik perhatian setiap pengunjung.
Kerangka Paus Biru ini ditemukan terdampar di Pantai Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, pada bulan Desember 1916.
Mamalia laut raksasa ini diperkirakan mati akibat terjerat jaring ikan. Ukurannya yang luar biasa, mencapai panjang 27,25 meter dan berat 119 ton, membuat proses evakuasi dan perakitan kerangkanya menjadi sebuah usaha monumental.
P.A. Ouwens Kurator Ahli di Museum Zoologicum Bogoriense beserta seorang ahli gambar dan fotografer lokal mendatangi pantai tersebut untuk melakukan observasi.
Paus Biru diangkut menggunakan transportasi kereta api dan memakan waktu 44 hari sampai di Museum Zoologi Bogor.
Proses pengangkutan ini dibantu oleh J.A. Van Oostersee dan E. Van Leeuwen sebagai pengawas dan mandor di Dewan Pekerjaan Umum Goenoeng Glap, dan bantuan dari Raden Soerialegawa, Wedana dari Pameungpeuk dan Raden Danoeatmadja, seorang Pembantu Wedana dari Tjikelet.

Kerangka Paus Biru, Museum Zoologi, Bogor (Foto : rri.co.id/Cinde)
Memasuki Museum Zoologi Bogor, pengunjung akan disambut oleh kerangka Paus Biru yang menjulang tinggi di ruang serambi.
Kerangka ini tersusun dari 239 tulang, termasuk tengkorak masif yang memiliki panjang 6 meter, dan rahang bawah yang dapat menampung hingga 40 ton makanan.
Pengunjung dapat mengamati struktur tulang Paus Biru secara detail, mulai dari tulang belakang yang kokoh, hingga sirip raksasa yang digunakan untuk berenang.
Bagi Anda yang ingin melihat langsung kerangka Paus Biru raksasa ini, Anda dapat mengunjungi Museum Zoologi Bogor yang terletak di Jalan Ir. H. Djuanda No. 14, Bogor, Jawa Barat. Museum ini buka setiap hari.
Kerangka Paus Biru di Museum Zoologi Bogor bukan hanya sebuah pameran yang menarik, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan edukasi yang tinggi.
Kerangka ini menjadi pengingat akan kemegahan dan keragaman hayati laut, serta pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut. (MayCin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....