Walhi Jabar Apresiasi Eiger Nature Penuhi Izin dan Komitmen Pelestarian Lingkung

  • 07 Okt 2026 15:08 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID,Bogor - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi ) Jabar berikan apresiasi kepada Eiger Nature dalam menindak lanjuti masukan, pandangan, dan kritik yang sebelumnya telah disampaikan.

Mereka pun mengapresiasi keterbukaan dan komitmen Eiger Nature dalam menjalankan upaya pelestarian lingkungan.

Organisasi lingkungan hidup yang bergerak pada kelestarian lingkungan hidup itupun diterima Direktur Utama Eiger Nature Imanuel Wirajaya, Tukirin Partomihardjo (pakar botani dan konservasi tumbuhan), Mirza Dikari Kusrini (pakar konservasi satwa liar), serta Arief Sabdo Yuwono (pakar pencemaran lingkungan serta pengelolaan sampah dan limbah IPB University).

Kunjungan tersebut juga dilakukan untuk mengonfirmasi secara langsung pemenuhan aspek perizinan dan dokumen lingkungan Eiger Nature.

Walhi Jabar menyampaikan perizinan dan dokumen lingkungan yang diperlukan Eiger Nature telah dipenuhi, yang meliputi perizinan tata ruang, persetujuan lingkungan, site plan, dan perizinan bangunan.

“Selama ini kami melihat Eiger Nature sebagai salah satu perusahaan yang masih memiliki komitmen. Kami juga melihat bahwa Eiger sangat terbuka untuk menerima saran, masukan, bahkan termasuk kritik. Jarang sekali perusahaan yang bisa menempatkan dirinya seperti itu,” kata Direktur Eksekutif Daerah Walhi Jabar Wahyudin Iwang, Rabu 7 Oktober 2026.

Menurut Iwang sapaan akrabnya, keterbukaan tersebut menjadi alasan Walhi Jabar terus memberikan masukan dan kritik kepada Eiger Nature.

“Kami datang ke sini untuk melihat secara langsung apakah masukan, saran, pandangan, dan kritik yang sebelumnya kami sampaikan telah dijalankan. Kami melihat langsung bahwa hal-hal tersebut telah ditindaklanjuti. Kami juga melihat keterlibatan para pakar dan akademisi yang mempresentasikan berbagai kegiatan yang berlangsung di sini. Saya mengapresiasi itu,” tutur Iwang.

Meski mengapresiasi perkembangan yang dilihat secara langsung, Walhi Jabar menekankan bahwa komitmen terhadap lingkungan merupakan proses jangka panjang yang perlu terus dijalankan dan diperkuat.

“Eiger Nature ini masih berada di tahap awal dan akan berlangsung dalam jangka panjang. Kalau terus dilakukan dengan serius dan terus melibatkan tim pakar, akademisi, serta NGO, ini bisa menjadi pilot project atau menjadi pembelajaran bagi pengusaha lain yang menjalankan kegiatan berbasis alam,” kata Iwang.

Dia pun berharap Eiger Nature dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lain dalam mengembangkan kegiatan berbasis alam dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.

“Harapan kami, Eiger Nature bisa menjadi contoh baik bagi pengusaha lain. Komitmen ini perlu terus dijalankan dan diperkuat, dengan tidak mengesampingkan aspek lingkungan,” harapnya.

Bagi Eiger Nature, keterlibatan berbagai pihak merupakan konsep Pentahelix yang merupakan bagian dari proses kolaboratif untuk terus mengevaluasi dan memperkuat pengelolaan kawasan.

“Eiger Nature dibangun melalui proses kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Kami inginmembuka ruang agar masukan dan kritik tidak hanya disampaikan, tetapi juga dapat dilihat kembali secara langsung di lapangan, apa yang sudah dilakukan, apa yang sudah baik untuk dipertahankan, dan apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan,” ucap Imanuel Wirajaya.

Imanuel menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak merupakan bagian dari perjalanan Eiger Nature untuk terus belajar dan memperkuat komitmennya terhadap alam, budaya, masyarakat, serta keberlanjutan kawasan.

Dengan konsep menjaga alam menjadi perjalanan bersama dengan penuh keterbukaan, kritik, ilmupengetahuan, dan kolaborasi, Eiger Nature menciptakan pengalaman alam yang bermakna bagi manusia sekaligus membawa kebaikan bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....