Gelombang Tinggi di Palabuhanratu, Wisatawan Diminta Waspada
- 25 Mar 2026 13:14 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Polres Sukabumi mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang berencana menghabiskan libur Lebaran 2026 di kawasan pesisir selatan Sukabumi, khususnya Palabuhanratu. Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya mobilitas wisatawan yang diprediksi memadati kawasan pantai dalam beberapa hari ke depan.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sukabumi, Agung Saptaji, dalam keterangannya Selasa 24 Maret 2026, menjelaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah selatan Jawa Barat relatif lebih kondusif dibandingkan wilayah utara. Ia mencontohkan, wilayah Bogor sempat mengalami curah hujan tinggi, sementara Sukabumi bagian selatan cenderung lebih rendah.
Meski demikian, Agung menegaskan bahwa potensi bahaya utama justru berasal dari kondisi perairan laut. Berdasarkan data BMKG Tanjung Priok yang dirilis pada Selasa (24maret 2026), tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Barat berada pada kisaran 1,25 meter hingga 2,5 meter. Ia mengingatkan bahwa meskipun tergolong kategori sedang, ketinggian tersebut tetap berisiko bagi keselamatan wisatawan.
Dalam penjelasannya, Agung juga mengungkapkan bahwa karakteristik geografis Palabuhanratu yang berbentuk teluk menyebabkan gelombang laut cenderung lebih tinggi. Kondisi ini berbeda dengan pantai yang memiliki garis lurus, sehingga potensi ombak besar di kawasan teluk menjadi lebih sering terjadi dan tidak boleh diabaikan.
Selain faktor geografis, BMKG turut mengingatkan wisatawan untuk memperhatikan waktu pasang dan surut air laut. Berdasarkan informasi yang disampaikan BMKG, puncak pasang diperkirakan terjadi pada siang hari, sementara air laut mulai surut sekitar pukul 16.00 WIB. Namun demikian, Agung menambahkan bahwa pada sore hari sering kali terjadi peningkatan tinggi gelombang meskipun air dalam kondisi surut.
Senada dengan BMKG, Kapolres Sukabumi AKBP Samian juga menghimbau wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan selama berada di kawasan pantai. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya anak-anak, mengingat panjang garis pantai Sukabumi yang mencapai sekitar 117 kilometer.
Lebih lanjut, Samian juga mengingatkan agar setiap pengunjung menjaga keselamatan diri, keluarga, serta barang bawaan. ia menegaskan bahwa tujuan utama berwisata adalah untuk mendapatkan kebahagiaan, sehingga kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Dengan berbagai potensi risiko tersebut, BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi. Informasi terkini yang disampaikan BMKG pada diharapkan dapat menjadi acuan bagi wisatawan dalam merencanakan aktivitas agar tetap aman selama libur Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....