Ki Ciwo Jadi Ikon Kreatif di Puncak Ajip

  • 26 Nov 2025 13:22 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Desa Wisata Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, terus menunjukkan jati dirinya sebagai pusat seni tradisi dan kerajinan lokal di kawasan Puncak. Melalui peliputan Program Lapor Bupati yang berlangsung di Puncak Ajip, Desa Tugu Selatan, pada Selasa (25/11/2025), menampilkan berbagai karya khas daerah yang berakar pada kearifan lokal, termasuk karya seni karinding, ecoprint, hingga lukis bakar.

Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata budaya yang memiliki seniman dan pengrajin berkualitas tinggi.

“Hari ini kita menampilkan potensi Desa Wisata Tugu Selatan, terutama seni tradisi dan kerajinan yang menjadi kekuatan lokal. Ada Ki Ciwo sebagai pengrajin karinding, ecoprint, dan lukis bakar. Potensi seperti ini harus didorong agar bisa dikenal secara nasional bahkan internasional,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Desa Wisata Tugu Selatan, Sanggar Seni Karinding Pangrango, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memajukan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dapat memberikan ruang dan dukungan luas agar para pelaku seni lokal bisa berkembang dan menembus pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Di lokasi peliputan, seniman lokal Sumarwan atau akrab disapa Ki Ciwo, menarik perhatian dengan demonstrasi teknik lukis bakar. Ia memperlihatkan proses pembuatan lukisan bergambar Bupati Bogor sebagai bentuk apresiasi sekaligus promosi karya lokal.

“Benar, saya melukis wajah Bupati Bogor. Tim Lapor Bupati juga meliput langsung. Ini bagian dari memperkenalkan kerajinan desa seperti lukisan kain, pelepah pisang, serta lukisan bakar,” jelas Ki Ciwo.

Ia memaparkan bahwa teknik lukis bakar membutuhkan ketelitian tinggi dan pengerjaannya memakan waktu dua hari. Selain lukis bakar, Ki Ciwo juga memperkenalkan instrumen tradisional karinding, yang menjadi salah satu ikon budaya Sunda dan menjadi daya tarik wisata budaya di Desa Tugu Selatan.

Peliputan Lapor Bupati menjadi momentum besar bagi Desa Wisata Tugu Selatan untuk memperkuat posisi sebagai destinasi seni dan budaya di kawasan Puncak. Para pelaku seni berharap perhatian pemerintah dan publik dapat membuka peluang pemasaran serta mengangkat karya lokal ke kancah nasional maupun internasional.

Dengan potensi yang dimiliki, Desa Tugu Selatan diyakini mampu menjadi pusat kreativitas yang tidak hanya menghidupkan nilai kearifan lokal tetapi juga mendorong ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata budaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....