Sejarah Terowongan Dan Jembatan Sempur
- 22 Sep 2025 09:24 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Di tengah hiruk-pikuk Kota Bogor, ada sebuah peninggalan bersejarah yang mungkin sering terlewatkan mata. Jembatan dan terowongan Sempur, yang berdiri di Jalan Jalak Harupat, ternyata telah berusia lebih dari seabad. Dibangun sekitar tahun 1920-an, konstruksi ini bukan sekadar penghubung jalan, melainkan juga saksi bisu perjalanan panjang kota hujan.
Jembatan ini membentang gagah di atas aliran Sungai Ciliwung, hanya sepelemparan batu dari dua ikon Bogor: Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor. Uniknya, di bawah jembatan terdapat sebuah lorong yang masih bisa dilalui pejalan kaki hingga kini, seolah membawa siapa pun yang melintas ke masa lalu.
Pembangunannya diprakarsai oleh Johan Paul Van Limburg Stirum, Gubernur Jenderal Hindia Belanda kala itu. Dahulu, jembatan ini dikenal sebagai Van Limburg Stirrum Brug, sebelum berganti nama menjadi Jalak Harupat. Namun, masyarakat kini lebih akrab menyebutnya dengan nama Jembatan Sempur.
Konon, pembangunan jembatan ini dilakukan bersamaan dengan pengembangan kawasan Taman Kencana yang pada masa kolonial dijadikan permukiman eksklusif warga Eropa. Kini, meski usianya lebih dari 100 tahun, Jembatan Sempur masih berdiri kokoh, bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai pengingat akan warisan sejarah Kota Bogor yang tak lekang oleh waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....