Ketua FKBI: Pernyataan Andi Yuliani Paris, Politisi PAN Merendahkan Masyarakat
- 18 Jun 2026 19:19 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN, Andi Yuliani Paris, dalam raker dengan Kemenkeu di DPR, menyatakan bahwa agar pemerintah memberikan kesempatan pada pabrik rokok untuk membuat produk rokok yang harganya lebih murah, khusus untuk masyarakat miskin, yang harganya terjangkau.
Pegiat Perlindungan Konsumen, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi menekankan, bahwa pernyataan itu sangat memalukan diusulkan oleh Anggota DPR Fraksi PAN, yang dilahirkan dari rahim reformasi. Hanya sekelas dan selevel itu anggota DPR PAN, dalam memahami regulasi dan kebijakan.
Sudah sangat gamblang bahwa rokok adalah produk adiktif yang dikenai cukai, yang memang harus dibatasi dan dikendalikan konsumsinya, apalagi untuk rumah tangga miskin. Sebab faktanya, berdasar data BPS, justru rumah tangga miskin menggelontorkan pendapatannya lebih banyak untuk konsumsi rokok (10-11 persen), sedangkan untuk lauk pauk justru hanya 3,5 persen saja.
Merujuk pada filosofi aspek normatif UU Cukai, bahwa produk yang dikenai cukai justru harus dijual dengan bandrol harga yang lebih mahal, karena untuk melindungi masyarakat. Bukan malah dijual dengan harga murah dengan pertimbangan daya beli, jelas ini usulan yang absurd.
Oleh sebab itu, pernyataan anggota DPR tersebut sangat memalukan dan merendahkan derajat masyarakat menengah bawah, karena mentang mentang masyarakat miskin lalu diberikan produk beracun, yang justru bisa menyakiti, memiskinkan bahkan membunuh mereka. Penyataan itu sama artinya mendorong agar kemiskinan akut tetap langgeng, dan akhirnya mereka gampang dibodohi dan ditipu para pemimpin dan para politisi kampungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....