Satu Tahun Pemerintahan, Pembangunan Bogor Dinilai Belum Merata
- 21 Feb 2026 10:25 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Masa pemerintahan Bupati Bogor Rudi susmanto dan wakilnya Ade Rohendi atau Ade Jaro sudah berlangsung 1 tahun di Kabupaten Bogor. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian dari kepala daerah setempat.
Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP), Rahmatullah, mengungkapkan selama 1 tahun pemerintahan ternyata pembangunan Masih tersentralistik pada Cibinong. Luas Kabupaten Bogor 40 kecamatan masih belum tersentuh sepenuhnya oleh pembangunan bahkan masih ada sejumlah permasalahan di kawasan Bogor bagian barat Timur Utara dan Selatan.
Seharusnya Bupati Bogor bisa lebih mengorkestrasi pembangunan hingga ke pelosok bumi Tegar beriman sehingga berdampak untuk masyarakat. Saat ini bisa saja pembangunan di Cibinong sebagai penggerak karena merupakan ibukota dari Kabupaten Bogor.
'Namun yang terpenting adalah bisa menyeluruh di semua bagian tidak hanya Cibinong Raya. Persoalan seperti Jalan Tambang lalu program Samisade Rutiahu dan lainnya juga harus tetap mendapat perhatian," ungkapnya, Jum'at, 20 Februari 2026.
Dari sektor perekonomian juga masih banyak masyarakat yang hidup dengan kemiskinan dan rentan miskin. Kemudian juga masih banyak masyarakat pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan atau bahkan menambah daftar pencari kerja karena PHK selama 1 tahun pemerintahan. Program pengembangan UMKM dengan adanya car free day juga harus berdampak oleh peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga program tersebut bisa tercapai di semua wilayah kabupaten Bogor.
Permasalahan kesehatan pendidikan juga masih menjadi perhatian sehingga indeks pembangunan manusia IPM dari BPS terhadap warga Kabupaten Bogor juga dapat meningkat. Saat ini angka IPM masih stagnan bahkan untuk pendidikan belum mencapai angka lulus SMP sehingga harus mendapat peningkatan