15 Tahun Berselang, Mbappe dan Zidane Kini Bersatu di Timnas Prancis

  • 21 Sep 2026 23:01 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Zinedine Zidane memulai tugas sebagai pelatih baru Timnas Prancis menggantikan Didier Deschamps.
  • Kylian Mbappe menjadi bagian penting dalam era baru Les Bleus dan tetap dipercaya sebagai kapten.
  • Hubungan Zidane dan Mbappe telah terjalin sejak Mbappe masih remaja, jauh sebelum keduanya bekerja sama di tim nasional.

RRI.CO.ID, Bogor - Kylian Mbappe akan menjalani babak baru bersama Timnas Prancis setelah Zinedine Zidane resmi mengambil alih kursi pelatih Les Bleus. Pertemuan keduanya di level tim nasional menjadi momen istimewa karena hubungan mereka telah terjalin sejak Mbappe masih berusia remaja.

Zidane sebelumnya menjadi salah satu sosok yang hadir dalam perjalanan awal karier Mbappe. Sekitar 15 tahun setelah pertemuan pertama mereka, keduanya kini akan bekerja sama untuk membawa Prancis menghadapi tantangan di level internasional.

Zidane ditunjuk sebagai pengganti Didier Deschamps yang mengakhiri masa kepelatihannya setelah menangani Prancis selama 14 tahun. Pergantian tersebut sekaligus menandai dimulainya siklus baru bagi tim yang sedang mempersiapkan diri menuju Euro 2028.

Mbappe tetap dipercaya mengenakan ban kapten Prancis di era Zidane. Penyerang Real Madrid tersebut menjadi salah satu pemain utama dalam skuad Prancis dan tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional dengan 66 gol.

Era Zidane akan dimulai melalui rangkaian pertandingan UEFA Nations League. Prancis dijadwalkan menghadapi Turki pada 25 September 2026, kemudian bertemu Belgia pada 28 September 2026 sebelum menghadapi Italia dan kembali melawan Belgia pada Oktober 2026.

Mengutip kabar dari AFP, Zidane juga mulai melakukan penyegaran dalam skuadnya. Sejumlah pemain mendapatkan kesempatan memperkuat tim senior untuk pertama kalinya, termasuk Jeremy Jacquet, Guillaume Restes, Andy Diouf, Lucas Da Cunha, dan Estéban Lepaul.

Di sisi lain, beberapa pemain yang sebelumnya menjadi bagian dari skuad Prancis tidak masuk dalam daftar terbaru. Aurélien Tchouaméni dan Marcus Thuram termasuk nama yang absen, sementara Zidane juga membuka ruang bagi sejumlah pemain baru untuk memperkuat komposisi tim.

Bagi Mbappe, perubahan di kursi pelatih juga menjadi bagian dari proses baru yang harus dijalani seluruh pemain Prancis. Setelah bertahun-tahun berada di bawah arahan Deschamps, skuad Les Bleus kini harus beradaptasi dengan pendekatan Zidane.

Selain agenda bersama tim nasional, Mbappe juga menghadapi tantangan di level klub. Ia mengawali musim bersama Real Madrid dengan produktif, tetapi gagal mencetak gol ketika timnya menelan kekalahan dalam derby melawan Atletico Madrid.

Kehadiran Zidane di tim nasional membuat perhatian publik Prancis tertuju pada kombinasi dua generasi penting sepak bola negara tersebut. Zidane membawa pengalaman sebagai pemain dan pelatih, sementara Mbappe menjadi salah satu wajah utama generasi baru Les Bleus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....