Indonesia Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Delapan Tim Bersaing di Division 1

  • 16 Sep 2026 18:58 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Indonesia dipercaya FIFA menjadi tuan rumah Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026, edisi perdana turnamen yang melibatkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan negara undangan.
  • Delapan tim akan bersaing di Division 1, dengan pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
  • FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung 24 September–5 Oktober 2026, sementara pertandingan Division 1 di Indonesia dimulai 25 September dan final digelar di SUGBK pada 5 Oktober.

RRI.CO.ID, Bogor - Indonesia mendapat kepercayaan menjadi salah satu tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut akan mempertemukan tim-tim nasional dari kawasan Asia Tenggara dan sejumlah negara undangan dalam kompetisi yang digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.

Kepercayaan FIFA kepada Indonesia tidak terlepas dari pengalaman menggelar berbagai turnamen internasional. Indonesia sebelumnya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2023 dan FIFA Series 2026 yang memperkuat pengalaman dalam menyiapkan berbagai kebutuhan pertandingan berstandar internasional.

Pengalaman tersebut mencakup kesiapan stadion, keamanan, layanan pertandingan, transportasi, hingga aspek operasional selama turnamen berlangsung. Rekam jejak penyelenggaraan itu menjadi bagian dari kesiapan Indonesia ketika dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup edisi pertama.

Indonesia menjadi tuan rumah Division 1 yang akan berlangsung di Jakarta dan Bandung. Dua stadion yang digunakan adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno atau SUGBK di Jakarta serta Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung.

Mengutip rilis resmi PSSI, Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026 diikuti delapan tim yang terbagi dalam dua grup. Grup A dihuni Indonesia, Bangladesh, Malaysia, dan Singapura, sedangkan Grup B terdiri atas Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Pertandingan Division 1 dijadwalkan dimulai pada 25 September dan berlangsung hingga 5 Oktober. Setiap grup menggunakan format kompetisi satu putaran, dengan juara grup melaju ke final untuk memperebutkan gelar Division 1, sementara peringkat kedua dari masing-masing grup akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga.

Dari sisi venue, SUGBK memiliki pengalaman panjang sebagai lokasi pertandingan sepak bola internasional. Sementara Stadion Si Jalak Harupat juga bukan tempat baru untuk ajang FIFA karena sebelumnya menjadi salah satu stadion yang digunakan dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 FIFA 2023.

Persiapan turnamen dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Koordinasi diperlukan untuk memastikan kesiapan stadion, keamanan, transportasi, serta kebutuhan operasional sehingga seluruh pertandingan dapat berlangsung sesuai dengan standar penyelenggaraan internasional.

Bagi Indonesia, penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan kompetisi internasional di hadapan publik dalam negeri. Selain memberikan pengalaman bagi tim nasional, turnamen ini turut membuka ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan persaingan sepak bola regional secara langsung.

Edisi perdana FIFA ASEAN Cup sendiri melibatkan 14 negara yang terbagi dalam dua divisi. Selain delapan tim di Division 1 yang berlangsung di Indonesia, enam tim lainnya akan bertanding di Division 2 yang diselenggarakan di Hong Kong, China.

Dengan status sebagai tuan rumah Division 1, Indonesia akan menjadi salah satu pusat perhatian pada penyelenggaraan perdana FIFA ASEAN Cup. Pertandingan di Jakarta dan Bandung dijadwalkan menjadi rangkaian kompetisi hingga partai final pada 5 Oktober 2026 di SUGBK.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....