Investasi Besar di Liverpool, Jeff Bezos Kini Jadi Bagian dari Pemilik Saham Klub
- 15 Agt 2026 17:47 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Jeff Bezos masuk sebagai investor Liverpool melalui konsorsium 1892 Holdings yang membeli saham minoritas klub.
- FSG tetap memegang kendali Liverpool, meski konsorsium baru diperkirakan menguasai sekitar sepertiga saham klub.
- Investasi ini menjadi langkah pertama Bezos di dunia kepemilikan olahraga, sekaligus berpotensi memperkuat pengembangan bisnis dan masa depan Liverpool.
RRI.CO.ID, Bogor - Liverpool memasuki babak baru dalam perjalanan bisnisnya setelah Fenway Sports Group (FSG) menyepakati penjualan saham minoritas klub kepada konsorsium 1892 Holdings. Kesepakatan tersebut melibatkan sejumlah investor besar, termasuk pendiri Amazon Jeff Bezos dan salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin.
Konsorsium 1892 Holdings dipimpin pengusaha Inggris-India, Amit Bhatia, yang sebelumnya memiliki pengalaman di jajaran manajemen Queens Park Rangers. Mengutip AFP, saham yang dibeli diperkirakan mencapai sekitar 30 persen atau sepertiga kepemilikan Liverpool, dengan nilai klub yang ditaksir lebih dari 5 miliar poundsterling.
Meski terjadi perubahan komposisi pemegang saham, FSG tetap menjadi pemilik mayoritas dan mempertahankan kendali operasional Liverpool. Investasi baru tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan klub dalam jangka panjang, termasuk melalui jaringan bisnis, teknologi, dan investasi global yang dimiliki para investor.
Amit Bhatia akan bergabung dalam jajaran dewan Liverpool dan dipercaya menempati posisi wakil ketua. Sementara itu, Bryan Baum dari K5 Sports dan Elaine Saverin dari EE Capital juga akan masuk ke struktur dewan klub, sedangkan Jeff Bezos tidak diperkirakan memiliki posisi langsung dalam jajaran direksi.
Bagi Bezos, investasi tersebut menjadi langkah pertamanya dalam kepemilikan klub sepak bola. Sebelumnya, miliarder pendiri Amazon itu sempat dikaitkan dengan peluang investasi pada sejumlah tim olahraga Amerika Serikat, termasuk klub NFL.
Kehadiran konsorsium baru juga datang ketika Liverpool bersiap menghadapi musim Premier League 2026/2027. The Reds dijadwalkan memulai kompetisi dengan menghadapi Newcastle United pada 23 Agustus 2026, setelah musim sebelumnya hanya mampu finis di posisi kelima.
Investasi tersebut berpotensi memperkuat fondasi bisnis Liverpool sekaligus membuka peluang pengembangan klub di masa mendatang. Namun, masuknya investor baru tidak mengubah posisi FSG sebagai pemegang kendali utama The Reds.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....