Kompetisi Nasional PSAI Cup V 2026 Resmi Ditutup di Cibinong

  • 27 Jul 2026 08:28 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kompetisi Nasional PSAI Cup V 2026 resmi ditutup di Stadion Mini Persikabo, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu 26 Juli 2026. Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, sejak 24 hingga 26 Juli 2026, mengusung tema "Beyond the Goal", yang menegaskan bahwa sepak bola amputasi bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga wadah membangun kepercayaan diri, menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas, serta mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Kabupaten Bogor, Budi Santoso, mengatakan penyelenggaraan PSAI Cup V merupakan bagian dari program pembinaan atlet yang terus berkembang. Menurutnya, kompetisi yang awalnya merupakan program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kini telah bertransformasi menjadi ajang nasional yang memasuki penyelenggaraan kelima dengan cakupan peserta yang semakin luas.

Sebanyak tujuh klub ambil bagian dalam kompetisi tahun ini, yakni Persas Surabaya, Persawangi Banyuwangi, Persam Madura, Persama Malang, Persaid Jember, Persaj Jakarta, serta Persakabo Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah. Untuk menyesuaikan waktu pelaksanaan dan kebutuhan akomodasi seluruh peserta, panitia menerapkan sistem pertandingan gugur sehingga kompetisi dapat berjalan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas persaingan di lapangan.

Budi menegaskan, tujuan utama PSAI Cup tidak hanya mencari tim terbaik, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan regenerasi atlet sepak bola amputasi Indonesia. Melalui kompetisi ini, PSAI berupaya menjaring pemain-pemain potensial dari berbagai daerah yang nantinya dipersiapkan untuk memperkuat Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia. Menurutnya, regenerasi atlet harus terus dilakukan agar prestasi Indonesia di level internasional dapat terus dipertahankan.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia telah menempati posisi yang membanggakan di kancah sepak bola amputasi dunia dengan masuk dalam jajaran 20 besar dunia. Meski demikian, perkembangan klub sepak bola amputasi di Indonesia masih menghadapi tantangan. Di Provinsi Jawa Barat, misalnya, Kabupaten Bogor hingga kini masih menjadi satu-satunya daerah yang memiliki klub resmi sepak bola amputasi.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan PSAI Cup V juga disampaikan Anggota Komisi Nasional Disabilitas (KND), Fatimah Asri Mutmainah. Menurutnya, tema "Beyond the Goal" mencerminkan semangat bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi melalui olahraga. Ia mengingatkan bahwa Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia bahkan pernah tampil pada ajang Piala Dunia 2022, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi di tingkat internasional.

Meski kualitas pertandingan dinilai sangat baik, Fatimah menyayangkan masih minimnya jumlah penonton yang hadir menyaksikan kompetisi nasional tersebut. Ia berharap pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat dapat memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar terhadap perkembangan olahraga disabilitas, termasuk dengan mendorong lahirnya klub-klub sepak bola amputasi di berbagai daerah agar semakin banyak penyandang disabilitas memperoleh ruang untuk mengembangkan bakat mereka.

Fatimah juga menilai penguatan anggaran, pembinaan organisasi, serta sinergi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat perkembangan sepak bola amputasi di Indonesia. Komisi Nasional Disabilitas, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan yang lebih maksimal pada penyelenggaraan PSAI Cup VI mendatang agar pembinaan atlet dan pengembangan ekosistem olahraga disabilitas dapat berjalan lebih optimal.

PSAI Cup V 2026 menjadi bukti bahwa semangat "Beyond the Goal" bukan sekadar slogan. Di balik setiap pertandingan yang tersaji, kompetisi ini membawa misi besar untuk membangun olahraga yang lebih inklusif, memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi, serta memperkuat regenerasi atlet yang kelak diharapkan mampu membawa Indonesia meraih prestasi lebih tinggi di panggung dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....