Piala Dunia 2026: Iran Tetap ke Piala Dunia tapi Enggan Bertanding di Amerika

  • 19 Mar 2026 23:13 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Ketegangan geopolitik turut membayangi persiapan menuju Piala Dunia 2026. Iran menegaskan tetap ambil bagian dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia itu, meski memilih mengambil sikap tegas terhadap Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah.

Federasi Sepak Bola Iran saat ini tengah menjajaki kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan fase grup yang semula dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat. Langkah ini muncul di tengah situasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada aspek keamanan dan hubungan diplomatik.

Meski begitu, hingga kini FIFA masih mempertahankan jadwal resmi turnamen tanpa perubahan. Iran sendiri dijadwalkan melakoni laga melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di sejumlah kota di Amerika Serikat.

Di sisi lain, Meksiko membuka peluang untuk menjadi alternatif tuan rumah bagi pertandingan Iran pada fase awal. Pemerintah negara tersebut menyatakan kesiapan jika sewaktu-waktu diperlukan, sembari menunggu keputusan resmi dari FIFA.

Situasi ini semakin kompleks setelah muncul kekhawatiran terkait keamanan tim Iran jika bertanding di wilayah Amerika Serikat. Pernyataan dari pihak Amerika sempat memicu kontroversi dan memperuncing ketegangan, sehingga menimbulkan spekulasi mengenai kelanjutan partisipasi Iran.

Namun, Iran tetap menunjukkan sikap tegas untuk tidak mundur dari kompetisi. Negara tersebut telah memastikan tiket ke Piala Dunia sejak jauh hari, setelah tampil impresif di babak kualifikasi sebagai juara grup, menjadikannya salah satu wakil kuat dari Asia.

Di tengah dinamika ini, kendala administratif seperti visa dan dukungan logistik juga menjadi sorotan. Hal tersebut dinilai berpotensi menghambat kelancaran persiapan tim menjelang turnamen.

Hingga kini, belum ada keputusan final terkait kemungkinan relokasi pertandingan Iran. Jika skenario terburuk terjadi dan Iran batal tampil, FIFA juga belum memberikan kejelasan mengenai negara pengganti.

Dengan waktu yang terus berjalan menuju kick-off, situasi ini menjadi perhatian dunia. Piala Dunia yang seharusnya menjadi ajang persatuan global kini ikut terseret dalam pusaran dinamika politik internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....