FIFA Turunkan Harga Tiket Piala Dunia 2026

  • 22 Jan 2026 22:23 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Harga tiket Piala Dunia 2026 menjadi sorotan tajam setelah para suporter dari berbagai negara menilai banderolnya terlalu mahal. Gelombang protes tersebut memaksa FIFA meninjau ulang struktur harga dan kini menyatakan siap melakukan penurunan harga, terutama untuk fase awal turnamen. Kritik ramai bermunculan sejak pengumuman resmi FIFA mengenai harga tiket yang dianggap tidak ramah bagi kantong suporter biasa.

Dalam laporan ESPN, FIFA sebelumnya menetapkan rentang harga tiket pertandingan mulai dari 180 USD atau sekitar Rp 3 juta, hingga 700 USD atau sekitar Rp 11,8 juta. Untuk laga final yang menjadi puncak turnamen,harga berada di level fantastis, yakni 4.185 USD (sekitar Rp 70 juta) sampai 8.680 USD (sekitar Rp 146 juta). Angka ini langsung memicu reaksi keras dari publik sepakbola.

Menanggapi tekanan tersebut, FIFA mengumumkan rencana menurunkan harga tiket, terutama untuk pertandingan fase grup, ke angka 120 USD. Selain itu, ada juga alokasi tiket khusus bagi federasi setiap negara peserta yang memungkinkan suporter mendapatkan harga lebih terjangkau, mulai dari 60 USD. Kebijakan ini disebut sebagai upaya meredam kekhawatiran bahwa gelaran terbesar sepakbola dunia itu menjadi terlalu elitis.

Sejak awal, FIFA membagi sistem penjualan tiket dalam beberapa fase, mulai dari pre-sale, early ticket draw pada 26 Oktober 2025, Final Draw pada Desember 2025, hingga random selection draw di pertengahan bulan yang sama. Memasuki awal tahun 2026, tiket tersisa akan dijual dengan sistem “siapa cepat, dia dapat.” Struktur berlapis ini dirancang untuk memberikan kesempatan yang lebih merata bagi calon penonton.

Dalam proses penjualan tersebut, FIFA menerapkan sistem harga dinamis, artinya harga tiket dapat lebih murah pada periode awal dan meningkat menjelang hari pertandingan. Mekanisme ini menyesuaikan tiket dengan permintaan pasar. Menariknya, FIFA menjamin bahwa pemegang tiket yang sudah membeli namun mendapati harga turun di kemudian hari dapat menerima pengembalian dana (refund). Kebijakan itu dinilai sebagai bentuk respons terhadap aspirasi suporter.

Piala Dunia 2026 sendiri akan bergulir pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan digelar di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sebanyak 16 stadion di 16 kota akan menjadi tuan rumah. Menurut seorang pejabat FIFA, organisasi tersebut mendengarkan setiap keluhan dan masukan dari para suporter. FIFA bahkan mengklaim bahwa sudah terdapat 20 juta permintaan tiket masuk ke sistem mereka sejauh ini. .

FIFA menyebutkan bahwa keuntungan dari penjualan tiket nantinya akan disalurkan kembali untuk pengembangan sepakbola pria, wanita, dan remaja di seluruh 211 Asosiasi Anggota. Dengan nilai tukar 1 USD setara Rp 16.890,35, keputusan FIFA menurunkan harga tiket diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi pecinta sepakbola dunia untuk menyaksikan turnamen empat tahunan itu secara langsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....