Tersingkir dari Piala FA, United Dipermalukan Brighton 1-2

  • 12 Jan 2026 05:34 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Manchester United kembali menjadi sorotan negatif setelah tersingkir dari Piala FA usai kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford, Minggu (11/01/2026) malam. Kekalahan ini semakin menegaskan krisis yang melanda Setan Merah, terutama saat mereka tengah berstatus tanpa manajer tetap.

Brighton tampil percaya diri sejak awal dan sukses memimpin lewat gol Brajan Gruda di babak pertama. Mantan striker United, Danny Welbeck, kemudian menambah luka tuan rumah dengan gol kerasnya setelah jeda. United hanya mampu membalas melalui sundulan Benjamin Sesko yang datang terlambat, sementara kartu merah yang diterima Shea Lacey di masa akhir laga memperburuk keadaan.

Di tribun, cemoohan keras dari para suporter menggema. Mereka meluapkan frustrasi atas performa buruk musim ini, terutama setelah pemecatan mendadak Ruben Amorim pada awal pekan lalu. Pelatih sementara Darren Fletcher dinilai belum mampu menghentikan tren negatif yang semakin panjang.

Nama-nama lama seperti Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick disebut-sebut masuk dalam bursa pelatih interim. Namun atmosfir kacau di Old Trafford dinilai membuat posisi itu tidak lagi menarik bagi pelatih papan atas. Bahkan Sir Alex Ferguson yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut terlihat menyimpan kekecewaan melihat betapa jauh standar tim kini merosot dari masa emasnya.

United saat ini duduk di posisi ketujuh Liga Premier dan sudah empat laga tanpa kemenangan. Jadwal berat pun menanti, dengan Manchester City menjadi lawan berikutnya sebelum bertandang ke markas Arsenal pada 25 Januari.

Kondisi tim semakin memprihatinkan karena United tersingkir dari dua kompetisi domestik pada laga perdana, menjadi sebuah catatan buruk yang terakhir kali terjadi pada musim 1981-1982. Brighton sendiri sukses mengulang dominasi di Old Trafford, meraih kemenangan keempat dalam lima kunjungan terakhir.

Di lapangan, United tampak tanpa arah. Kobbie Mainoo yang diberi kesempatan starter justru tidak mampu memberi perbedaan. Sejumlah peluang dari Dalot, Fernandes, hingga Cunha gagal membuahkan hasil. Sebaliknya, pertahanan United yang rapuh dimanfaatkan Brighton dengan efektif, terutama saat Welbeck menuntaskan umpan Gruda menjadi gol kedua tim tamu.

Sesko sempat memberi harapan berkat golnya pada menit ke-85, namun United tak mampu menyamakan kedudukan. Lacey menambah derita tim saat ia menerima kartu merah karena melempar bola dalam kondisi frustrasi.

Dengan performa yang semakin anjlok dan situasi internal yang tidak menentu, Manchester United kini dihadapkan pada tanda bahaya serius. Tanpa perubahan cepat, musim ini berpotensi menjadi salah satu yang paling kelam dalam sejarah klub.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....