Visa Ditolak, Iran Tolak Drawing FIFA

  • 29 Nov 2025 16:19 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Federasi Sepakbola Iran memutuskan tidak menghadiri drawing fase grup Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kennedy Center, Washington, pada 5 Desember mendatang. Keputusan ini diumumkan setelah sejumlah delegasi Iran disebut ditolak permohonan visanya oleh Pemerintah Amerika Serikat. Menurut laporan kantor berita Iran IRNA (Iranian News Agency 26/11/2025), situasi tersebut membuat federasi merasa tidak dapat mengikuti agenda resmi FIFA secara layak.

Dalam penyampaiannya, juru bicara federasi Amir-Mahdi Alavi menjelaskan bahwa pihaknya telah menghubungi FIFA untuk meminta solusi, namun hingga kini belum ada respons resmi. Iran termasuk negara yang berada dalam daftar pembatasan masuk ke AS berdasarkan kebijakan era Presiden Donald Trump, yang membuat warganya menghadapi kendala administratif meski event olahraga sekalipun. Laporan Al Jazeera Sports Kamis (27/11/2025) juga mengonfirmasi bahwa beberapa aplikasi visa anggota delegasi Iran memang ditolak tanpa penjelasan detail.

Di sisi lain, sejumlah negara peserta mulai mengirim delegasi untuk menghadiri acara pengundian yang akan menentukan komposisi grup putaran final. Tiga negara tuan rumah,Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko telah ditempatkan di Grup A, B, dan D sebagai unggulan pertama. Namun, absennya Iran dikhawatirkan menimbulkan preseden baru dalam hubungan diplomasi dan olahraga, terutama karena perwakilan federasi seperti Presiden IFF Mehdi Taj juga merupakan anggota komite resmi di tingkat Asia dan FIFA.

Situasi ini turut menimbulkan pertanyaan di kalangan pengamat sepakbola internasional. Analis yang dikutip ESPN FC pada Jumat (28/11/2025) menyebut absensi Iran dapat memengaruhi komunikasi teknis antara tim dan panitia, meski secara aturan Iran tetap ikut undian walau tanpa delegasi di lokasi. Hingga kini, FIFA belum memberikan pernyataan publik terkait boikot tersebut, termasuk kemungkinan solusi menjelang hari pelaksanaan drawing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....