Kehilangan Taji Juara, Liverpool Takluk dari Brentford 3-2
- 26 Okt 2025 06:02 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor: Harapan Liverpool untuk mempertahankan gelar Liga Premier tampaknya kian memudar setelah kekalahan menyakitkan 3-2 dari Brentford dalam laga yang penuh drama dan emosi di Stadion Gtech Community pada Minggu (26/10/2025) dini hari WIB. Kekalahan ini menandai hasil buruk keempat secara beruntun bagi tim asuhan Arne Slot, sekaligus memperlihatkan betapa rapuhnya performa The Reds musim ini.
Sejak peluit awal dibunyikan, Brentford tampil penuh percaya diri dan langsung menekan. Hanya butuh lima menit bagi tim tuan rumah untuk membuka keunggulan. Berawal dari lemparan jauh Michael Kayode, bola disundul Kristoffer Ajer dan berhasil disambar Dango Ouattara yang mendahului Milos Kerkez untuk menaklukkan kiper Giorgi Mamardashvili.
Liverpool sempat memiliki peluang emas melalui Mohamed Salah setelah menerima umpan dari Cody Gakpo, namun penyelesaiannya kurang sempurna dan berhasil digagalkan mantan penjaga gawang The Reds, Caoimhin Kelleher. Peluang terbaik lain datang dari Florian Wirtz, tetapi rekrutan anyar asal Jerman itu justru membuang kesempatan emas dengan tendangan melebar dari jarak dekat.
Brentford kemudian semakin menggila. Jordan Henderson, yang untuk pertama kalinya berhadapan dengan mantan klubnya sejak hengkang pada 2023, nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan jarak jauh yang meleset tipis. Tak lama berselang, tembakan melengkung Mikkel Damsgaard memaksa Mamardashvili melakukan penyelamatan gemilang.
Menjelang turun minum, Brentford menambah keunggulan. Setelah Wirtz kehilangan bola di lini tengah, Damsgaard mengirimkan umpan terobosan tajam kepada Kevin Schade, yang dengan tenang melewati Ibrahima Konate dan menaklukkan Mamardashvili untuk membuat skor menjadi 2-0.
Namun, Liverpool tak menyerah. Di penghujung babak pertama, Conor Bradley mengirimkan umpan silang yang disambar keras oleh Milos Kerkez, memberikan sedikit harapan bagi tim tamu.
Ketegangan meningkat ketika Brentford merasa dirugikan karena gol tersebut tercipta di luar waktu tambahan yang telah diumumkan. Pelatih Keith Andrews bahkan menendang botol air ke lapangan sebagai bentuk protes.
Babak kedua berlangsung tak kalah panas. Virgil van Dijk melakukan pelanggaran terhadap Ouattara di tepi kotak penalti, dan setelah pemeriksaan VAR, wasit Tim Robinson memutuskan pelanggaran terjadi tepat di garis. Penalti pun diberikan, dan Igor Thiago dengan dingin mengeksekusinya untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Menjelang akhir laga, Mohamed Salah akhirnya memecah kebuntuannya setelah tujuh pertandingan tanpa gol. Ia memanfaatkan kesalahan Ajer dan menyelesaikannya dengan tendangan keras usai menerima umpan dari Dominic Szoboszlai. Namun, usaha Liverpool untuk menyamakan kedudukan berakhir sia-sia.
Pertahanan kokoh Brentford berhasil menahan gempuran di menit-menit akhir, dan saat peluit panjang berbunyi, para pemain serta pendukung The Bees merayakannya seolah tim mereka baru saja memenangkan final.
Kekalahan ini membuat Liverpool terpuruk ke posisi ketujuh klasemen sementara, di bawah Bournemouth, Manchester United, dan Sunderland. Jika performa tak segera membaik, The Reds berisiko tertinggal semakin jauh dari Arsenal yang kini memimpin klasemen dengan selisih tujuh poin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....