Liverpool Diminta Tak Lagi Bergantung pada Mohamed Salah

  • 20 Okt 2025 06:26 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Masa depan Mohamed Salah sebagai pemain inti Liverpool mulai dipertanyakan setelah performanya menurun di awal musim ini. Mantan bek legendaris The Reds, Jamie Carragher, menilai bahwa bintang asal Mesir tersebut tidak lagi pantas menjadi starter otomatis dalam skuad asuhan Arne Slot.

Salah, yang musim lalu menjadi salah satu kunci keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Premier Inggris dan meraih penghargaan PFA Player of the Year untuk ketiga kalinya, kini mengalami penurunan performa yang cukup mencolok. Meski masih mencatat enam kontribusi gol dari sepuluh pertandingan di semua kompetisi, ketajamannya di depan gawang tampak memudar.

Penampilan buruknya kembali terlihat ketika Liverpool tumbang 1-2 dari Manchester United di Anfield, Minggu malam lalu. Dalam laga tersebut, Salah gagal memanfaatkan beberapa peluang emas dan akhirnya digantikan saat timnya tengah berjuang mencari gol penyeimbang.

Penurunan performa itu membuat Carragher menilai bahwa Liverpool kini perlu melakukan penyesuaian taktik. Menurutnya, pelatih Arne Slot harus mulai memusatkan permainan di sekitar dua pemain anyar, Alexander Isak dan Florian Wirtz, yang datang dengan harga tinggi dan memiliki potensi jangka panjang untuk menjadi tulang punggung tim.

Selain faktor performa, aspek taktik juga menjadi sorotan. Salah dianggap tidak lagi mampu memberikan dukungan maksimal di sisi kanan, terutama dalam membantu pertahanan. Usianya yang kini menginjak 33 tahun membuatnya sulit untuk terus naik-turun seperti pemain sayap muda lainnya. Kondisi ini dinilai membuat keseimbangan permainan Liverpool terganggu, tidak hanya kehilangan kontribusi dalam serangan, tetapi juga celah dalam bertahan.

Carragher menilai bahwa status Salah sebagai pemain “tak tergantikan” seperti Virgil van Dijk kini perlu dievaluasi. Ia menilai bahwa Arne Slot seharusnya mulai berani melakukan rotasi, terutama dalam laga tandang yang menuntut kerja keras defensif lebih tinggi.

Dalam beberapa pertandingan ke depan, termasuk di Liga Champions melawan Eintracht Frankfurt dan lanjutan Liga Premier melawan Brentford, Salah diperkirakan tidak akan selalu menjadi pilihan utama. Slot kemungkinan akan memberikan kesempatan lebih bagi pemain lain yang memiliki energi dan peran lebih dinamis dalam skema tim.

Situasi ini menjadi ujian besar bagi Salah untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi andalan Liverpool. Dengan reputasi dan pengalaman yang dimilikinya, publik Anfield tentu berharap sang bintang mampu kembali menemukan performa terbaiknya dan menjawab semua keraguan yang muncul di awal musim ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....