Andrey Santos Cedera, Chelsea Makin Krisis Pemain

  • 01 Okt 2025 12:30 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Chelsea kembali diterpa masalah cedera setelah gelandang muda mereka, Andrey Santos, dipastikan menepi hingga melewati jeda internasional bulan Oktober 2025. Kondisi ini menambah panjang daftar pemain yang tidak bisa diturunkan oleh pelatih Enzo Maresca pada awal musim.

Santos sejatinya diharapkan memegang peran penting sebagai pelapis utama Moises Caicedo, terutama setelah Dario Essugo harus naik meja operasi karena cedera paha. Namun, harapan tersebut sementara terhenti karena pemain asal Brasil itu kini juga harus menjalani masa pemulihan.

Absennya Santos terlihat jelas ketika ia tidak masuk skuad dalam kemenangan tipis Chelsea 1-0 atas Benfica di Liga Champions yang berlangsung Rabu (1/10/2025) dini hari WIB. Sang pemain hanya menyaksikan jalannya laga dari area cadangan bersama Dario Essugo, Tosin Adarabioyo, dan Wesley Fofana. Sementara Cole Palmer, yang masih memulihkan cedera ringan di bagian selangkangan, memilih menonton dari tribun eksekutif stadion.

Selain Santos, Fofana masih menjalani pemulihan pasca-gegar otak, sedangkan Adarabioyo mengalami masalah pada betisnya. Keduanya diperkirakan baru bisa kembali memperkuat tim setelah jeda internasional.

Situasi Chelsea semakin rumit karena selain dihantam badai cedera, klub London Biru juga menghadapi masalah suspensi pemain. Trevoh Chalobah harus absen dalam laga Premier League melawan Liverpool akibat kartu merah saat melawan Brighton. Begitu juga dengan Joao Pedro yang dipastikan tidak bisa tampil melawan Ajax di Liga Champions setelah menerima kartu merah pada pertandingan sebelumnya.

Dengan kondisi ini, Maresca dihadapkan pada tantangan besar untuk meramu komposisi terbaik dalam setiap pertandingan. Rotasi pemain menjadi hal yang sulit dilakukan karena minimnya pilihan, sehingga adaptasi taktik menjadi kunci utama untuk menjaga performa tim.

Krisis pemain ini menjadi ujian nyata bagi Chelsea di awal musim. Absennya sejumlah nama penting membuat konsistensi permainan terancam, sementara jadwal padat di Liga Inggris dan Liga Champions menuntut tim tampil stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....