Menyusuri Jejak Leluhur: Menyaksikan Tradisi Ngumbah Tugu Kujang di Kota Bogor

  • 13 Jun 2024 10:24 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Menjulang megah di tengah persimpangan Jalan Pajajaran, Otto Iskandar Dinata, dan Baranangsiang, Tugu Kujang menjadi ikon Kota Bogor yang tak asing lagi. Lebih dari sekedar monumen, Tugu Kujang menyimpan sejarah panjang dan makna filosofis yang mendalam bagi masyarakat Bogor.

Di tengah hiruk pikuk kemajuan Kota Bogor, tradisi budaya "Ngumbah Kujang" masih lestari dipegang teguh. Tradisi ini merupakan ritual tahunan untuk membersihkan dan memandikan Tugu Kujang, sebuah monumen ikonik yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat Bogor.

Prosesi penyematan Kujang Sajen dan Kujang Paku, di atas Tugu Kujang Kota Bogor, oleh pemanjat Tebing FPTI Kota Bogor. (foto:rri.co.id/Hadi Irawan)


Tradisi Ngumbah Kujang memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan Hari Jadi Kota Bogor. Dibangun pada tahun 1982 atas prakarsa Walikota Bogor saat itu, Achmad Sobana, Tugu Kujang didirikan sebagai simbol kebanggaan dan identitas Kota Bogor. Bentuknya yang menyerupai kujang, senjata tradisional Sunda, melambangkan semangat juang dan kegigihan masyarakat Bogor.

salah satu pemanjat FPTI Kota Bogor, melakukan prosesi pemasangan Kujang Sajen dan Kujang Paku.(foto:rri.co.id/Hadi Irawan)


Prosesi Ngumbah Kujang diawali dengan doa bersama dan ritual adat. Tugu Kujang kemudian disematkan Kujang sajen dan Kujang paku di puncaknya. Air yang diambil dari 7 mata air yang dikramatkan di sekitar tugu kujang dan kebun raya bogor yang telah di campurkan untuk kemudian dituangkan ke atas Tugu Kujang untuk membersihkannya.

Air dari 7 Mata air ini memiliki makna simbolis.Perpaduan 7 Mata air ini dipercaya memancarkan aura positif dan membersihkan Tugu Kujang dari segala kotoran dan energi negatif.


Ketua Panitia Ngumbah Tugu Kujang, yang juga sesepuh Kota Bogor, Cecep Thoriq, ketika memberikan sambutan dalam acara Ngumbah Tugu Kujang, Rabu(12/6/2024). (foto:rri.co.id/Hadi Irawan)


Semangat gotong royong dan rasa persatuan antar warga sangat terasa dalam setiap prosesi Ngumbah Kujang. Tradisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan budaya leluhur, serta terus membangun Kota Bogor menjadi lebih baik.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....