BEP Perluas Jangkauan lewat Latihan Virtual dan Komunitas

  • 04 Okt 2026 15:33 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Komunitas BEPers Indonesia (KBI) terus memperluas jangkauan Olah Napas dan Olah Gerak Bioenergy Power (BEP) melalui latihan virtual dan pengembangan komunitas. Strategi tersebut dinilai membuat olahraga rekreasi masyarakat ini lebih mudah diikuti pegiat dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Ketua Panitia Latihan Bersama Gabungan (Latbergab) 2.000 kali BEP, Ir. Cecep M. Fathoni, MBA, mengatakan kegiatan yang digelar di Lapangan Kampus IPB Baranangsiang, Kota Bogor, Sabtu 3 Oktober 2026, menjadi salah satu momentum pengembangan BEP. Latihan virtual memungkinkan kegiatan dilakukan secara rutin tanpa terbatas jarak dan lokasi.

“Dulu kita selalu latihannya itu setiap seminggu sekali di satu tempat. Kemudian dengan hikmah dari COVID yang sebenarnya pada waktu itu challenge, tapi menjadi justru menjadi opportunity yang luar biasa,” katanya.

Menurut Cecep, latihan BEP kini dapat dilakukan setiap pagi dan sore secara virtual dengan jangkauan yang lebih luas. Pola tersebut juga membantu penyebaran olahraga olah napas dan olah gerak ke berbagai daerah di Indonesia hingga sejumlah negara.

“Memang dengan kita melakukan virtual ini semakin mudah kita menyebarluaskan olahraga masalah gerak Bio Energy Power. Jadi dengan cara ini pula pengembangan, memperluas jangkauan dan jumlah peserta olahraga masalah gerak Bio Energy Power ini semakin cepat,” ujarnya.

Cecep menyebut saat ini jumlah pegiat BEP telah mencapai sekitar 11 ribu orang yang tersebar di 19 provinsi dan lima negara. Pengembangan juga dilakukan melalui 276 Rumah Sehat BEP serta komunitas, termasuk Himpunan Alumni IPB dan komunitas pensiunan PU.

Selain melalui komunitas yang sudah terbentuk, KBI mulai mengembangkan jaringan BEP di lingkungan alumni Universitas Indonesia. Upaya tersebut diawali dari beberapa fakultas, seperti Teknik, Ekonomi, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Cecep mengatakan pendekatan melalui komunitas diharapkan dapat memperluas pengenalan BEP secara alami. Para pegiat yang merasakan manfaat aktivitas tersebut kemudian dapat mengajak keluarga, teman, sesama alumni, maupun anggota komunitas untuk ikut berolahraga.

“Pertamanya setiap orang yang mendapatkan manfaat menjadi lebih sehat, lebih bugar, itu pasti ada keinginan untuk mengajak saudara, mengajak teman, dan mengajak sesama alumni, mengajak komunitasnya,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....